Anggaran DBHCHT Menyusut, Dinas PUPR Pamekasan Hanya Bangun Dua Paket Jalan

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di depan gedung APHT di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (YUSRIL/KLIK MADURA)

Pengendara melintas di depan gedung APHT di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (YUSRIL/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Berkurangnya alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun ini berdampak langsung pada program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pamekasan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan hanya mampu merealisasikan pembangunan jalan melalui dua paket kegiatan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan, mengatakan, jumlah paket pembangunan jalan yang bersumber dari DBHCHT tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, PUPR masih mampu menangani lima paket jalan.

“Iya, berkurang dari tahun sebelumnya. Sekarang hanya dua paket. Kami masih menunggu kepastian anggaran dari TAPD, terutama untuk pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur jalan,” ujarnya.

Baca juga :  Inspektorat Ogah Jelaskan Secara Rinci Hasil Audit Dugaan Korupsi Gebyar Batik Pamekasan 2022

Tri menjelaskan, dua paket tersebut masing-masing berada di ruas Jalan Tlagah–Bulangan Barat dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,8 miliar dan ruas Jalan Gugul–Taroan dengan anggaran Rp1,6 miliar.

Saat ini, kedua paket tersebut telah diajukan dan masih dalam proses persetujuan. Ia berharap, anggaran yang sudah direncanakan tidak kembali mengalami pemangkasan, mengingat banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak.

“Kami berharap tidak ada pengurangan lagi. Banyak ruas jalan yang sebenarnya membutuhkan penanganan, sementara tambahan anggaran belum kami terima,” katanya.

Tri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena keterbatasan anggaran DBHCHT membuat pemerintah daerah belum bisa memperbaiki seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Baca juga :  Tak Punya Utang, Tetangga Wabup Pamekasan Malah Dituntut Rp500 Juta dalam Sengketa Banner Agunan BNI

“Anggaran DBHCHT Pamekasan tahun ini memang berkurang. Karena itu, kami mohon maaf kepada masyarakat karena belum bisa menangani semua ruas jalan,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru