Akademisi IAIN Madura Menduga Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Pencitraaan

- Jurnalis

Senin, 3 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Pernyataan Bupati Baddrut Tamam terkait dirinya menggadaikan cicin istrinya demi memenuhi kebutuhan Idul Adha benar-benar memantik komentar dari berbagai kalangan.

Tidak terkecuali dari kalangan akademisi. Banyak orang tidak percaya seorang bupati harus menggadaikan emas demi mendapat uang senilai Rp 3 juta untuk memenuhi kebutuhan hari raya.

Dosen Ilmu Sosial dan Politik, Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah IAIN Madura, Sukron Romadhon memiliki pendapat lain tentang pernyataan Bupati Baddrut Tamam.

Dia menduga, ada muatan politik dalam pernyataan orang nomor satu di Pamekasan itu. Pengakuan menggadaikan emas tersebut dinilai sebagai politik pencitraan.

Baca juga :  Wakil Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Penetapan BPP Tembakau 2025

Sukron menyayangkan pernyataan kontroversi itu muncul dari bupati. Sebab, dinilai kurang relevan dengan posisi pejabat publik yang saat ini diemban. “Bisa jadi itu politik pencitraan;” terangnya.

Sebelumnya, Bupati Baddrut Tamam ramai diperbincangkan. Sebab, politisi PKB itu mengaku harus menggadaikan cincin istrinya demi memenuhi kebutuhan Idul Adha. (has/diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru