PAMEKASAN || KLIKMADURA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Pamekasan, Kamis (9/4/2026). Pertemuan bersama Bupati, Wakil Bupati serta pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut berlangsung secara tertutup dan dijaga sangat ketat.
Pantauan KLIK MADURA di lokasi, pertemuan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh area Mandhapa Agung Ronggosukowati disterilkan oleh petugas Satpol PP. Tidak sembarang orang diperbolehkan masuk ke area pendopo.
Pertemuan itu dihadiri lengkap unsur pimpinan daerah. Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, pimpinan DPRD, seluruh anggota DPRD Pamekasan, hingga seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Puluhan mobil dinas berpelat merah tampak terparkir rapi di sekitar kantor bupati. Suasana di lokasi terlihat tegang dan hening, tanpa aktivitas keluar masuk dari dalam pendopo.
Akses pintu masuk dijaga ketat oleh Satpol PP. Bahkan, setiap orang yang hendak masuk ke area kantor bupati langsung dimintai keterangan.
“Mau ke mana?, Kalau tidak ada kepentingan, tidak diperbolehkan masuk,” ujar salah satu petugas Satpol PP kepada jurnalis Klikmadura.
Hingga pukul 17.20 WIB, pertemuan tersebut masih berlangsung. Belum terlihat adanya pergerakan pejabat keluar dari dalam pendopo.
Tenaga Ahli Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Rahman, membenarkan adanya pertemuan tertutup tersebut. Ia menyebut, agenda itu merupakan rapat koordinasi dan dilakukan dengan pengamanan ketat.
“Sepertinya hanya rapat koordinasi. Semua pejabat yang masuk dilarang membawa handphone,” ujarnya.
Sampai berita ditanyakan, Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK maupun Pemerintah Kabupaten Pamekasan terkait materi dan tujuan pertemuan tertutup tersebut. (ibl/nda).
















