9 Jam KPK Kumpulkan Pejabat Pemkab Pamekasan, Digelar Tertutup dan Tak Boleh Bawa HP

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan mobil dinas milik pejabat Pemkab Pamekasan terparkir di halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati saat ada rapat tertutup bersama KPK. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Puluhan mobil dinas milik pejabat Pemkab Pamekasan terparkir di halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati saat ada rapat tertutup bersama KPK. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Pamekasan, Kamis (9/4/2026). Pertemuan bersama Bupati, Wakil Bupati serta pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut berlangsung secara tertutup dan dijaga sangat ketat.

Pantauan KLIK MADURA di lokasi, pertemuan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh area Mandhapa Agung Ronggosukowati disterilkan oleh petugas Satpol PP. Tidak sembarang orang diperbolehkan masuk ke area pendopo.

Pertemuan itu dihadiri lengkap unsur pimpinan daerah. Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, pimpinan DPRD, seluruh anggota DPRD Pamekasan, hingga seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga :  Berangkat Ngantor Naik Sepeda, Kadisdikbud Pamekasan Ajak ASN Hemat BBM Sekaligus Jaga Kebugaran

Puluhan mobil dinas berpelat merah tampak terparkir rapi di sekitar kantor bupati. Suasana di lokasi terlihat tegang dan hening, tanpa aktivitas keluar masuk dari dalam pendopo.

Akses pintu masuk dijaga ketat oleh Satpol PP. Bahkan, setiap orang yang hendak masuk ke area kantor bupati langsung dimintai keterangan.

“Mau ke mana?, Kalau tidak ada kepentingan, tidak diperbolehkan masuk,” ujar salah satu petugas Satpol PP kepada jurnalis Klikmadura.

Hingga pukul 17.20 WIB, pertemuan tersebut masih berlangsung. Belum terlihat adanya pergerakan pejabat keluar dari dalam pendopo.

Baca juga :  Pencarian Hari Pertama Nihil, Tim Gabungan Minta Bantuan Nelayan

Tenaga Ahli Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Rahman, membenarkan adanya pertemuan tertutup tersebut. Ia menyebut, agenda itu merupakan rapat koordinasi dan dilakukan dengan pengamanan ketat.

“Sepertinya hanya rapat koordinasi. Semua pejabat yang masuk dilarang membawa handphone,” ujarnya.

Sampai berita ditanyakan, Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK maupun Pemerintah Kabupaten Pamekasan terkait materi dan tujuan pertemuan tertutup tersebut. (ibl/nda).

Berita Terkait

Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan
Forum LSM Pamekasan Soroti Menu MBG, Satgas dan BGN Siap Sisir Ratusan SPPG
Meski Tuai Polemik, Kadinkes Sebut Keputusan Puskesmas Teja Menolak Antar Jenazah Pakai Ambulans Sesuai Aturan
178 Sekolah di Pamekasan Diusulkan Direvitalisasi, Disdikbud Tunggu Instruksi Pusat
Pengusaha Percetakan di Pamekasan Tertipu Rp40 juta, Pelaku Catut Institusi TNI
Harga Minyak Goreng di Pamekasan Meroket, Jauh di Atas HET
UPT Puskesmas Pademawu Latih Kebugaran 80 Calon Jemaah Haji
WFH Hari Jumat Tak Berlaku di Sekolah, KBM Tetap Berjalan Normal

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 11:25 WIB

Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan

Kamis, 9 April 2026 - 11:12 WIB

9 Jam KPK Kumpulkan Pejabat Pemkab Pamekasan, Digelar Tertutup dan Tak Boleh Bawa HP

Rabu, 8 April 2026 - 13:05 WIB

Forum LSM Pamekasan Soroti Menu MBG, Satgas dan BGN Siap Sisir Ratusan SPPG

Rabu, 8 April 2026 - 11:30 WIB

Meski Tuai Polemik, Kadinkes Sebut Keputusan Puskesmas Teja Menolak Antar Jenazah Pakai Ambulans Sesuai Aturan

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

178 Sekolah di Pamekasan Diusulkan Direvitalisasi, Disdikbud Tunggu Instruksi Pusat

Berita Terbaru