PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pamekasan masih belum merata. Dari total 117 dapur SPPG, tercatat 27 dapur belum mengantongi SLHS.
Kabid Kesmas Dinkes Pamekasan, Achmad Syamlan menjelaskan, keterlambatan penerbitan SLHS sebagian disebabkan proses menunggu hasil pemeriksaan sampel. Sebab, pemeriksaan tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu.
“Karena memang butuh waktu yang lama, penilaiannya harus intensif,” ujarnya.
Syamlan juga mengungkapkan bahwa terdapat 11 dapur SPPG yang hingga kini belum dikunjungi tim Dinkes.
Hal itu terjadi karena pihak pengelola belum mengirimkan surat permohonan SLHS, diduga masih dalam tahap pembangunan atau persiapan kelengkapan administrasi.
Sementara itu, syarat penerbitan SLHS meliputi Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), pemeriksaan sampel, dan Pelatihan Keamanan Pangan (PKP).
“Tentu kami berharap agar segera diurus. Semoga semuanya dapat segera memiliki sertifikat tersebut,” pungkasnya. (enk/nda)














