Oleh: Gus Dolla, Aktivis Sumenep.
***
SEHARI sebelum mutasi. Para jurnalis menulis dua berita. Pertama, Sumenep Gelap. Kedua, Matahari Kembar.
Dua berita itu menyimpulkan tiga fenomena yang menjadi wacana di kalangan aktivis. Pertama, sejak Bupati Fauzi menjabat periode kedua tak ada mutasi promosi pejabat eselon. Kedua, belum ada kejelasan Sekda Definitif. Ketiga, Bupati Fauzi jarang stay di Sumenep.
Adanya mutasi Pejabat Eselon II Rabu kemarin. Bupati Fauzi seperti ingin menjawab isu matahari kembar. Indikasi itu terlihat nama Agus Dwi Saputra yang masuk daftar mutasi. Dari Kadis Pendidikan ke Kepala DPMD.
Jika mengacu isi berita, nama Agus Dwi Saputra menjadi salah satu nominator Calon Sekda. Isunya Agus sempat di posisi teratas karena didukung kekuatan di atas Bupati Fauzi. Toh namanya isu sulit diversifikasi kebenarannya.
Indikasi yang kedua, posisi kepala BKPSDM diisi Benny Irawan. Kita ngerti kalau BKPSDM dan Bappeda itu sebagai miniatur pemerintah daerah.
BKPSDM mengelola SDM yang menjadi ujung tombak ASN. Sedangkan Bappeda yang mengatur tata kelola seluruh anggaran pemerintah daerah. Bisa disimpulkan, BKPSDM dan Bappeda ujung depan nasib pemerintah daerah.
Lalu siapa Kepala Bappeda Arif Firmanto dan Kepala BKPSDM Benny Irawan? Jika berdasar fakta bukan lagi isu.
Arif Firmanto merupakan menantu keponakan Bupati Fauzi. Sedangkan Benny Irawan teman karib yang dipercaya Bupati Fauzi.
Bagaimana dengan kepastian Sekda Definitif? Sejak Selasa sore sudah tersiar pamflet digital di sejumlah Grup WhatsApp. Isinya tentang rekrutmen Calon Sekda Sumenep.
Dari jadwal rekrutmen calon Sekda dan mutasi. Nama calon Sekda Sumenep terkuat mengerucut pada dua nama. Pertama Eri Susanto Kadis PUTR. Kedua, Arif Firmanto Kepala Bappeda.
Potensi Arif sudah terjawab di atas. Yang Eri Susanto berdasar aspirasi internal ASN yang jika disurvei karena senioritas. Apalagi masa purna Eri masih dua tahun lagi. Sedangkan masa purna Arif masih tiga belas tahun lagi.
Lalu siapa yang berpeluang terpilih? Itu semua ada di hak preogratif Bupati Fauzi. Karena yang memilih satu dari tiga calon Sekda hasil pansel-absolut Bupati Fauzi.
Kekuatan luar? Aspirasi? Hanya bisa bisik-bisik termasuk berharap lebih. (*)














