DPW PPP Jatim: Jika Kiai Fikri Direkom Nyalon Wabup Sumenep, Harus Siap!

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PPP Sumenep KH. Ali Fikri (kanan) berbincang dengan Sekretaris DPC PPP Sumenep Moh. Syukri. (FOTO: IG@dpcpppsumenep)

Ketua DPC PPP Sumenep KH. Ali Fikri (kanan) berbincang dengan Sekretaris DPC PPP Sumenep Moh. Syukri. (FOTO: IG@dpcpppsumenep)

SURABAYA || KLIKMADURA – DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum mengeluarkan rekomendasi untuk kandidat yang akan diusung pada Pilkada Sumenep 2024.

Meski demikian, sejumlah nama digadang akan diusung partai berlambang kakbah itu. Satu figur yang dinilai paling kuat yakni Kiai Ali Fikri yang tak lain adalah Ketua DPC PPP Sumenep.

Namun, belum ada kepastian apakah pria yang akrab disapa Mas Kiai itu akan direkomendasi menjadi calon bupati atau wakil bupati. Padahal, tahapan pilkada serentak sebentar lagi akan dimulai.

Wakil Ketua DPW PPP Jatim Dr. H. Raden Panji (RP). Mujadih Ansori mengatakan, rekomendasi pencalonan kepala daerah merupakan hak penuh pengurus DPP PPP.

Baca juga :  Akhmad Ma'ruf Inisiasi Usulkan Madura Provinsi Melalui Jalur Kekhususan

Sampai saat sekarang, rekomendasi untuk calon yang akan diusung pada Pilkada Sumenep belum turun. Pengurus DPW dan DPC hanya bisa menunggu rekomendasi tersebut.

Kiai Mujahid mengakui Mas Kiai Fikri diusulkan menjadi bakal calon bupati. Tetapi, keputusan akhir tetap menjadi kewenangan DPP.

“Bisa jadi, (kiai Fikri) direkom menjadi calon bupati, bisa jadi calon wakil bupati,” katanya saat diwawancara Klik Madura.

Jika keputusan akhir dari DPP merekomendasi Kiai Fikri sebagai calon wakil bupati, maka sebagai kader harus siap. Rekomendasi tersebut harus dijalankan.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Tegaskan Anggota Dewan Boleh Usulkan Program Pokir di Luar Dapil

Menurut analisa Kiai Mujahid, PPP sangat dimungkinkan berkoalisi dengan PDI Perjuangan di Pilkada Sumenep.

Sebab, dua partai tersebut memiliki sejarah panjang dalam membangun koalisi. Bahkan, Kiai Mujahid menilai, sangat ideal jika kedua partai itu bergabung di Pilkada 2024.

“Menurut analisa saya, sangat ideal kalau PDI Perjuangan berpasangan dengan kami, PPP,” kata pria kelahiran Pamekasan itu. (pen)

Berita Terkait

Meluruskan Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali: Bapak Arif Guru Saya, Ini Hanya Miskomunikasi
Siap Pimpin DPC PKB Sampang, Buya Alyadi Mustofa Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan
Rayakan HUT ke-125, PT. Pegadaian Syariah Santuni 560 Anak Yatim dan Dhuafa
Dukung Madura Provinsi, Akhmad Makruf Ingatkan Elite Move On dari Ketergantungan APBN
Terseret Korupsi BSPS Sumenep, Tenaga Ahli Mantan Anggota DPR RI Masuk Bui
Kasus Panji Pragiwaksono dan Ruang Publik yang Sensitif
Kobarkan Semangat Kader se-Jatim, Ketum Gelora Anis Matta: Jadikan Politik Sebagai Jalan Ibadah!
Dinilai Lecehkan Kiai dan Pondok Pesantren, GP Ansor Jatim Resmi Laporkan Trans7 ke Polda Jatim

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:53 WIB

Meluruskan Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali: Bapak Arif Guru Saya, Ini Hanya Miskomunikasi

Jumat, 10 April 2026 - 08:17 WIB

Siap Pimpin DPC PKB Sampang, Buya Alyadi Mustofa Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Sabtu, 4 April 2026 - 05:54 WIB

Rayakan HUT ke-125, PT. Pegadaian Syariah Santuni 560 Anak Yatim dan Dhuafa

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:21 WIB

Dukung Madura Provinsi, Akhmad Makruf Ingatkan Elite Move On dari Ketergantungan APBN

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:41 WIB

Terseret Korupsi BSPS Sumenep, Tenaga Ahli Mantan Anggota DPR RI Masuk Bui

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Pamekasan saat rapat evaluasi bersama Disdikbud. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 - 04:30 WIB