DPRD Pamekasan Sukses Kawal Realisasi PAD, Tahun 2024 Naik Rp 50 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – DPRD Pamekasan sukses mengawal realisasi pendapatan asli daerah (PAD). Terbukti, pada tahun 2024, PAD yang berhasil dikumpulkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mencapai Rp 351 miliar.

Nominal tersebut mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2023 yang hanya Rp 301 miliar. Dengan demikian, kenaikannya mencapai Rp 50 miliar.

Peningkatan PAD itu mencakup berbagai sektor yang dikelola Pemkab Pamekasan. Di antaranya, sektor pajak hotel dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kemudian, pajak Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan lainnya.

Baca juga :  Dana Bosdamadin Rp 7,39 Miliar Ngendap di Kasda Pamekasan, Mathur: Harusnya Dikembalikan ke Pemprov Jatim

Ketua DPRD Pamekasan Ali Maskur mengatakan, pihaknya terus mendorong eksekutif untuk memaksimalkan potensi yang ada. Dengan demikian, PAD akan terus meningkat.

Peningakatan PAD akan sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah. Bahkan, berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. “Alhamdulillah, realisasi PAD tahun 2024 mengalami peningkatan yang signifikan,” katanya.

Masing-masing komisi di DPRD Pamekasan melakukan evaluasi secara intens bersama OPD mitra. Tujuannya, agar capaian kinerja sesuai dengan target yang telah ditentukan, termasuk capaian PAD.

Ali Maskur menyampaikan, APBD Pamekasan tahun 2025 cukup besar. Total pendapatan setelah ditambah insentif fiskal dan dana transfer dari APBN mencapai Rp 1 triliun lebih. Kemudian, jika ditambah dengan belanja daerah, maka tembus Rp 2,2 triliun.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak

Namun, besarnya anggaran tersebut dipengaruhi beban utang proyek pemerintah yang gagal bayar pada tahun 2024. Nominalnya hampir Rp 60 miliar.

“Banyak proyek pekerjaan yang gagal bayar, sehingga membengkaknya anggaran ini terjadi untuk melunasi proyek-proyek tersebut,” katanya.

Politusi PPP itu berharap, dana insentif fiskal daerah seperti dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) dapat ditingkatkan di era pemerintahan bupati yang baru.

Sebab, jika tidak ada tambahan dari dana tersebut, Kabupaten Pamekasan berpotensi mengalami defisit anggaran pada tahun 2025.

“Bupati baru harus memiliki ikhtiar yang lebih agar APBD kita tidak mengalami defisit, makanya bupati yang baru ini harus pintar melobi anggaran ke pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” katanya.

Baca juga :  Soroti Kepemilikan SHM di Pantai Jumiang, DPRD Pamekasan Segera Panggil Kades Tanjung

Ali Maskur optimistis pembangunan berkelanjutan akan berjalan optimal di Pamekasan. Dengan perencanaan anggaran yang matang, pembangunan dari berbagai sektor akan melaju pesat.

“Kami yakin dengan kerja sama yang baik antara legislatif dan eksekutif, Pamekasan bisa lebih maju dan terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027
Tim Gabungan Segel Hotel Putri dan Sejumlah Tempat Hiburan di Pamekasan
Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah
Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran
Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Tim Gabungan Segel Hotel Putri dan Sejumlah Tempat Hiburan di Pamekasan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di area penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Senin (19/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 10:43 WIB