Dilantik Jadi Rektor UIN Madura, Dr. H. Syaiful Hadi Fokus Penguatan Internal dan Integrasi Keilmuan Berbasis Nilai Lokal

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. H. Syaiful Hadi saat dilantik menjadi UIN Madura di Kantor Kemenag, Jakarta. (ISTIMEWA)

Dr. H. Syaiful Hadi saat dilantik menjadi UIN Madura di Kantor Kemenag, Jakarta. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik  Dr. H. Syaiful Hadi, M.Pd. Sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Madura di Aula Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (30/6/2025).

Pelantikan tersebut bersamaan dengan pelantikan 45 pimpinan di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau setingkat eselon II.

Usai dilantik, Syaiful Hadi menyampaikan, langkah pertama yang akan segera dilakukan adalah memperkuat internal kampus serta menyusun strategi kebijakan utama dalam rangka mengokohkan pondasi kelembagaan.

“Yang paling mendesak saat ini adalah penguatan internal dan penataan strategis. Kami harus segera menyelesaikan fondasi administratif sebagai pedoman kerja utama, apalagi Kemenpan RB akan segera menerbitkan rekomendasi terkait tata kelola organisasi,” ujarnya.

Baca juga :  Menteri Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

UIN Madura sedang menyusun naskah akademik tentang filosofi keilmuan kampus, dengan memiliki kekhasan karakter yang lahir dari nilai-nilai lokal dan kearifan budaya Madura. Hal tersebut akan menjadi identitas ilmiah kampus ke depan.

“Kami sedang menyiapkan konsep Kampus Tanean Lanjheng atau halaman panjang sebagai simbol pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang integratif. Dalam konsep ini terdapat delapan unsur utama atau yang kami sebut Astahelik, yang menjadi kerangka integrasi antara ilmu keislaman dan ilmu umum seperti teknologi, sains, dan ilmu kealaman,” katanya.

Ia berharap, naskah tersebut bisa menjadi bagian penting dalam lahirnya Ortaker UIN Madura, sekaligus menjadi dasar pengembangan kampus berbasis karakter dan nilai lokal.

Baca juga :  1.630 Mahasiswa Baru IAIN Madura Ikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan

“Semoga transformasi ini benar-benar membawa orientasi baru bagi universitas, sehingga bisa mencetak lulusan yang berkarakter cinta damai, cinta kemanusiaan, cinta lingkungan, dan dekat dengan Tuhannya,” ucapnya.

Selain aspek akademik, mantan ketua komisariat PMII Stain Pamekasan juga menargetkan UIN Madura menjadi kampus yang berdampak langsung pada masyarakat, baik dalam peningkatan kesejahteraan, kemudahan akses pendidikan, maupun kepedulian terhadap isu-isu kesehatan.

“UIN Madura harus menjadi kampus yang responsif terhadap lingkungan sekitar, agar mampu mencetak kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tuturnya.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya menjaga posisi kampus pada jalur yang kuat menuju rekognisi internasional, sejalan dengan upaya peningkatan mutu dan daya saing global.

Baca juga :  IAIN Madura Launching PMB Tahun 2025, Buka 7 Jalur Pendaftaran

“Penguatan internal, kebermanfaatan sosial, dan rekognisi internasional adalah agenda utama kami ke depan. Semoga menjadi hantaran yang kuat usai saya kembali dipercaya memimpin UIN Madura,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Sebut Ulama dan Pesantren di Madura Terlibat Narkotika, Aboe Bakar PKS Akhirnya Minta Maaf
Imigrasi Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Keimigrasian Dipastikan Tetap Normal
Dirjen Imigrasi Baru Ditantang Tingkatkan Layanan, Staf Ahli Jadi “Radar” Kebijakan Menteri
Menteri Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian
Layanan Imigrasi Tutup Sementara Saat Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Masyarakat Diminta Urus Dokumen Sebelum 17 Maret
Imigrasi Siaga Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, Overstay WNA Digratiskan
MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:08 WIB

Sebut Ulama dan Pesantren di Madura Terlibat Narkotika, Aboe Bakar PKS Akhirnya Minta Maaf

Jumat, 10 April 2026 - 07:22 WIB

Imigrasi Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Keimigrasian Dipastikan Tetap Normal

Rabu, 1 April 2026 - 11:15 WIB

Dirjen Imigrasi Baru Ditantang Tingkatkan Layanan, Staf Ahli Jadi “Radar” Kebijakan Menteri

Rabu, 1 April 2026 - 11:11 WIB

Menteri Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:48 WIB

Layanan Imigrasi Tutup Sementara Saat Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Masyarakat Diminta Urus Dokumen Sebelum 17 Maret

Berita Terbaru