Viral Mahasiswa Aniaya Kekasih, UTM Lakukan Investigasi dan Siapkan Sanksi Tegas

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar saat mahasiswa UTM cekcok dan menganiaya kekasihnya.

Tangkapan layar saat mahasiswa UTM cekcok dan menganiaya kekasihnya.

BANGKALAN || KLIKMADURA – Video viral seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang sedang cekcok dengan kekasihnya hingga melakukan kekerasan fisik berbuntut panjang.

Pihak kampus langsung melakukan investigasi terhadap kasus tersebut. Bahkan, satu-satunya universitas negeri di Madura itu menyiapkan sanksi tegas bagi pelaku.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja sama dan Alumni, UTM, Surokim melalui keterangan tertulisnya mengaku prihatin atas kejadian tersebut.

Bahkan, mantan Dekan FISIB UTM itu meminta maaf kepada masyarakat. Sebab, kejadian tersebut mencoreng kehormatan kampus.

“Kampus tidak akan menoleransi segala bentuk tindak kekerasan dan terus memberi atensi atas masalah seperti ini agar tidak terulang di masa depan,” katanya.

Baca juga :  HMI Komisariat UTM Minta Dinas P3AP2KB Bangkalan Ikut Andil Mengawal Kasus Een Jumianti

Surokim menyampaikan, Tim Satgas Sahabat Trunojoyo melakukan investigasi cepat dan menyeluruh terhadap kasus tersebut. Tim fokus pada perlindungan dan pemulihan psikis korban.

“Sesuai peraturan menteri dan peraturan rektor tentang pencegahan tindak kekerasan di kampus, maka secepatnya setelah proses investigasi menyeluruh dinyatakan lengkap, akan diberi sanksi sesuai peraturan yang berlaku agar bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku,” katanya.

Menurut Surokim, pihak UTM akan terus mengkampanyekan anti kekerasan kepada seluruh civitas akademika yang ada di lingkungan kampus secara berkelanjutan.

“UTM juga berkomitmen melaksanakan peraturan anti kekerasan, anti perundungan dan perlindungan terhadap civitas akademika dari segala bentuk kekerasan,” tandasnya. (pen)

Baca juga :  Angkut Puluhan Penumpang, Bus AKAS Tujuan Surabaya - Sumenep Alami Rem Blong di Blega

Berita Terkait

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK
Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah
Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman
Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan
PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura
HIMMAN UTM Gaungkan Cinta Lingkungan Lewat Society Festival 2025, Bupati Beri Aspirasi
Jejak PHE WMO di Tanah Garam: Menjaga Energi, Menumbuhkan Kehidupan
Mahasiswa UTM Latih Ibu-Ibu Pesisir Pamekasan Jadi Pengusaha Ikan Asap Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:42 WIB

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:19 WIB

Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:57 WIB

Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman

Senin, 3 November 2025 - 05:36 WIB

Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:15 WIB

PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura

Berita Terbaru

Sejumlah warga memagari toko di Pasar Penaguan, Proppo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:30 WIB