Perjuangkan Jaminan Kesehatan Warga, Bupati Pamekasan Utus Wabup Datangi BPJS Pusat

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Pamekasan H. Sukriyanto (baju putih) didampingi Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail foto bersama tim dari BPJS Kesehatan Pusat. (ISTIMEWA)

Wabup Pamekasan H. Sukriyanto (baju putih) didampingi Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail foto bersama tim dari BPJS Kesehatan Pusat. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 86 ribu warga Kabupaten Pamekasan terancam tidak lagi mendapatkan jaminan kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Kondisi tersebut terjadi akibat keterbatasan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan.

Persoalan itu mendapat perhatian serius dari Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman. Sebagai langkah konkret, bupati mengutus Wabup H. Sukriyanto untuk berkoordinasi langsung dengan BPJS Kesehatan pusat.

Tujuannya, agar warga yang terdata tidak lagi dicover PBID dapat dialihkan ke skema jaminan kesehatan dari pusat.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Sukriyanto didampingi Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail serta Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Rosyid Fansori.

Baca juga :  Ketua Dewan sebut Perputaran Uang di Pamekasan Selama 2024 Hampir Setara dengan Total APBD

Wabup Sukriyanto menegaskan, Pemkab Pamekasan tidak tinggal diam melihat kondisi masyarakat yang berpotensi kehilangan akses layanan kesehatan.

“Kami datang langsung ke BPJS Kesehatan pusat untuk mencari solusi terbaik. Harapan kami, warga Pamekasan yang tidak lagi tercover PBID tetap mendapatkan jaminan kesehatan melalui skema BPJS pusat,” kata Sukriyanto.

Menurutnya, jaminan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkewajiban memperjuangkan hak tersebut meski di tengah keterbatasan anggaran.

“Kesehatan adalah kebutuhan mendasar. Pemerintah daerah tidak boleh membiarkan masyarakat kebingungan saat membutuhkan layanan kesehatan. Insyaallah kami optimistis ada jalan keluar,” ujarnya.

Baca juga :  Korban Dugaan Pelecehan di IAIN Madura Lebih dari Satu Orang

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan Pemkab Pamekasan dalam menyikapi persoalan tersebut. Ia menilai, komunikasi langsung dengan BPJS pusat merupakan langkah strategis.

“Kami memberikan apresiasi kepada bupati dan wakil bupati yang bergerak cepat mencarikan solusi. Ini bukti bahwa pemerintah daerah hadir dan peduli terhadap hak kesehatan masyarakat,” kata Ismail.

Ismail berharap upaya tersebut segera membuahkan hasil sehingga masyarakat Pamekasan tidak lagi khawatir terkait jaminan kesehatan.

“Harapan kami, persoalan ini bisa segera tuntas. Masyarakat Pamekasan harus tetap bisa menikmati layanan kesehatan tanpa terkendala persoalan administrasi dan anggaran,” tandasnya.

Baca juga :  Tahun 2024, Program PENA Kemensos RI Hanya Sasar Sembilan Orang Pamekasan

Pemkab Pamekasan berharap, melalui koordinasi dengan BPJS Kesehatan pusat, puluhan ribu warga yang terdampak dapat kembali memperoleh perlindungan jaminan kesehatan secara berkelanjutan. (nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru