Baru Dua Hari Dibuka, Posko Pengaduan BPJS Nonaktif Terima 64 Aduan

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga berkonsultasi dengan para aktivis di Posko Pengaduan BPJS Non-Aktif. (ISTIMEWA)

Sejumlah warga berkonsultasi dengan para aktivis di Posko Pengaduan BPJS Non-Aktif. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Posko pengaduan BPJS Kesehatan nonaktif yang diinisiasi sejumlah aktivis langsung diserbu warga. Sedikitnya, 64 orang datang membawa beragam keluhan.

Mulai dari keluhan terkait kepesertaan yang mendadak dinonaktifkan hingga kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Iwan Mahardika selaku Koordinator Posko Pengaduan menyampaikan, mayoritas warga baru mengetahui status BPJS mereka bermasalah saat hendak berobat. Akibatnya, tidak sedikit yang terpaksa menggunakan layanan umum dengan biaya mandiri.

“Ada warga yang sudah dua hari menjalani rawat inap, setelah dicek ternyata BPJS-nya nonaktif. Mau tidak mau, dia harus menggunakan layanan umum dengan berat hati,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (5/12/2025).

Baca juga :  Dua Pelaku Pembunuhan Sadis di Batumarmar Masih Berkeliaran, Polres Pamekasan Kerahkan Tim Khusus!

Meski demikian, sejumlah kasus sudah berhasil ditangani. Salah satunya, warga yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit akhirnya kembali bisa menggunakan BPJS setelah mendapat pendampingan dari tim posko.

“Kemarin ada satu pasien rawat inap yang kami dampingi ke Dinas Sosial. Alhamdulillah, BPJS-nya berhasil diaktifkan kembali dan sudah bisa digunakan,” terangnya.

Posko pengaduan ini rencananya akan dibuka hingga Minggu mendatang. Seluruh data warga yang mengalami kendala BPJS akan direkap untuk ditindaklanjuti secara kolektif.

Sebagai langkah lanjutan, para aktivis bersama perwakilan masyarakat dijadwalkan melakukan aksi negosiasi ke Bupati Pamekasan untuk meminta kebijakan.

Baca juga :  Curiga Ada Kongkalikong, Massa Aksi Tuntut Kepala Bea Cukai Madura Dicopot 

“Tujuan kami agar seluruh kepesertaan BPJS Kesehatan yang saat ini bermasalah bisa kembali digunakan tanpa hambatan,” tegasnya. (nda)

Berita Terkait

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT
Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas
RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!
Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat
1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid
Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan
KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim
Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:45 WIB

Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:49 WIB

1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di depan gedung APHT di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (YUSRIL/KLIK MADURA)

Pamekasan

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:08 WIB