Hindari Konflik Berkepanjangan, DP Sarankan Pemkab Pamekasan Bangun Ulang SDN Tamberu 2

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenda milik BPBD Pamekasan yang akan digunakan siswa-siswi SDN Tamberu 2 untuk kegiatan belajar mengajar selama sekolah disegel. (KLIKMADURA)

Tenda milik BPBD Pamekasan yang akan digunakan siswa-siswi SDN Tamberu 2 untuk kegiatan belajar mengajar selama sekolah disegel. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIK MADURA – Kisruh penyegelan SDN Tamberu 2, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan belum juga usai. Dewan Pendidikan (DP) menilai, jalan terbaik adalah membangun kembali sekolah di lahan legal milik pemerintah daerah.

Ketua DP Pamekasan, Sihabudin, menegaskan pihaknya sejak awal telah mengingatkan agar persoalan status lahan segera diselesaikan. Namun hingga kini, Pemkab belum juga menemukan solusi yang benar-benar tuntas.

“Kalau masih ada pihak yang belum puas, berarti penyelesaian sebelumnya tidak tuntas. Kami sudah wanti-wanti agar diselesaikan secara formal dan legal, tapi nyatanya sampai sekarang masih jalan di tempat,” ujarnya.

Baca juga :  Dapodik SDIT Al-Uswah Pamekasan Tak Kunjung Dirubah, Wali Murid Meradang

Menurut Sihabudin, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret, yang menjadi korban adalah para siswa. Sebab, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) hingga kini terpaksa dilakukan di rumah warga dan tenda darurat milik BPBD Pamekasan.

“Sudah beberapa kali rapat digelar, tapi masalahnya muncul lagi. Kalau terus begini, artinya memang ada pihak yang sengaja membiarkan agar tak selesai,” imbuhnya.

Ia menyarankan agar Pemkab mempertimbangkan opsi membangun ulang SDN Tamberu 2 di atas tanah yang jelas status hukumnya. Hal itu dinilai akan menjadi solusi permanen bagi polemik berkepanjangan yang merugikan dunia pendidikan.

Baca juga :  Keren!! UNAIR - UNICEF Studi Banding dan Gelar FGD MTBS di Puskesmas Pademawu

“Kalau dibiarkan, kualitas pendidikan di Pamekasan bisa terus menurun. Dampaknya bukan hanya ke pendidikan, tapi juga ekonomi dan kesehatan yang berpengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Mohammad Alwi, mengaku akan segera menindaklanjuti persoalan SDN Tamberu 2. Salah satunya, dengan menggelar rapat lanjutan untuk membahas solusi jangka panjang.

“Kami mohon kesabaran para wali murid. Untuk sementara, KBM masih dilakukan di tenda BPBD,” katanya singkat.

Kasus penyegelan SDN Tamberu 2 ini telah berlangsung sejak tahun lalu dan terus menjadi perhatian publik karena menyangkut hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. (enk/nda)

Baca juga :  Perempuan di Sampang Bunuh Istri Selingkuhan Gegara Cemburu, Begini Penjelasan dari Sisi Psikologi

Berita Terkait

Perkuat Karakter Religius Siswa, SMPN 1 Pamekasan Dirikan Pesantren Nurul Aziz di Lingkungan Sekolah
Disdikbud Pamekasan Matangkan SPMB, SMPN Favorit Tetap Dibanjiri Peminat
Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk UMKM, Bupati: Tak Boleh Ada Usaha Rakyat Terlantar
Tak Henti Tebar Kebaikan, BIP Foundation Santuni 2.000 Warga Berkebutuhan Khusus
Curi Motor di Pamekasan, Pemuda Asal Malang Nyaris Dimassa
Rela Tempuh Jarak 16 Kilometer, Siswa SMAN 1 Waru Antusias Ikuti BTS Klik Madura
Puluhan Siswa SMAN 1 Pakong Serius Dalami Ilmu Jurnalistik hingga Public Speaking
Dinkes Pamekasan Selidiki Kasus Kematian Ibu di PMB Kowel, Libatkan Sejumlah Pihak

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:18 WIB

Perkuat Karakter Religius Siswa, SMPN 1 Pamekasan Dirikan Pesantren Nurul Aziz di Lingkungan Sekolah

Senin, 27 April 2026 - 11:42 WIB

Disdikbud Pamekasan Matangkan SPMB, SMPN Favorit Tetap Dibanjiri Peminat

Senin, 27 April 2026 - 10:45 WIB

Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk UMKM, Bupati: Tak Boleh Ada Usaha Rakyat Terlantar

Minggu, 26 April 2026 - 11:49 WIB

Tak Henti Tebar Kebaikan, BIP Foundation Santuni 2.000 Warga Berkebutuhan Khusus

Minggu, 26 April 2026 - 02:21 WIB

Curi Motor di Pamekasan, Pemuda Asal Malang Nyaris Dimassa

Berita Terbaru