Disdikbud Pamekasan Tetapkan Empat Rayon SPMB SMP Jalur Domisili

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANTAI: Siswa berada di sekitar SMPN 1 Pamekasan, Jalan Raden Abdul Azis, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

SANTAI: Siswa berada di sekitar SMPN 1 Pamekasan, Jalan Raden Abdul Azis, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2025/2026 akan dimulai pada Selasa (10/6/2025). Terdapat empat rayon yang ditetapkan untuk jalur domisili pada SPMB kali ini.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Ridwan mengatakan, terdapat empat jalur untuk SPMB tahun ini.

Yakni, afirmasi untuk siswa kurang mampu dan disabilitas, jalur prestasi baik akademik atau non akademik, mutasi dan selanjutnya domisili.

“Jalur domisili ini terdapat empat rayon untuk memilih sekolah bagi calon murid tingkat menengah pertama,” ungkapnya.

Baca juga :  UIN Madura Dinobatkan sebagai Islamic University Excellent Transformation dalam Ajang AJP Award 2025

Yakni, rayon satu ada di SMPN 1 Pamekasan, SMPN 3 Pamekasan, SMPN 7 Pamekasan dan SMPN 8 Pamekasan. Kemudian, untuk rayon dua ada di SMPN 2 Pamekasan, SMPN 4 Pamekasan, SMPN 5 Pamekasan, dan SMPN 6 Pamekasan.

Selanjutnya, rayon tiga ada di SMPN 1 Pademawu, SMPN 2 Pademawu dan SMPN 3 Pademawu. Rayon empat tersebar di SMPN 1 Larangan, SMPN 2 Larangan dan SMPN 1 Galis.

“Jadi, bagi calon siswa yang ingin masuk di sekolah-sekolah itu bisa dilihat dari letak domisilinya ke sekolah yang diinginkan dengan menghitung skor maksimal 800,” jelas Ridwan.

Menurutnya, sebaran rayon tesebut sudah ditentukan jauh-jauh hari dan dibagi berdasarkan jumlah SMP di daerah tersebut.

Baca juga :  8 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pesta Mercon Proppo, Terancam 12 Tahun Penjara

Ridwan menegaskan, setiap sekolah memiliki batas maksimal untuk penerimaan murid baru. Seperti halnya SMPN 1 Pamekasan dan SMPN 2 Pamekasan yang dibatasi hanya 320 siswa dan di masing-masing kelas ada 32 murid.

Dia berharap, SPMB kali ini bisa berjalan dengan baik serta para murid bisa belajar di sekolah yang diinginkan.

“Intinya, tetap semangat dalam belajar, jangan malas-malasan untuk mencari ilmu,” tukasnya. (enk/diend)

Berita Terkait

Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah
Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana
Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung
Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta
GKFT 2026 Jadi Momentum Pembinaan Futsal Usia Dini, Afkab Pamekasan Dorong Jadi Agenda Tahunan
PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:17 WIB

Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 12:50 WIB

Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana

Senin, 26 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru

Senin, 26 Januari 2026 - 07:50 WIB

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung

Senin, 26 Januari 2026 - 06:17 WIB

Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta

Berita Terbaru