Pemprov Jatim Mutasi 7 Kepsek di Pamekasan

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kacabdindik Jawa Timur Wilayah Pamekasan, Slamet Goestiantoko. (DOK. KLIKMADURA)

Kacabdindik Jawa Timur Wilayah Pamekasan, Slamet Goestiantoko. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melakukan mutasi kepala 7 sekolah (kepsek) di Pamekasan. Kegiatan tersebut sebagai bentuk penyegaran di lingkungan sekolah.

Kepsek yang dimutasi yakni, Kepala SMAN 1 Waru Wardi dimutasi menjadi kepala SMAN 3 Pamekasan. Kemudian, Kepala SMAN 1 Pakong Suharnianto dimutasi menjadi kepala SMAN 5 Pamekasan.

Lalu, Kepala SMKN 1 Pakong Edi Purnomo Effendi kini berkantor di SMKN 2 Pamekasan. Sementara, Kepala SMAN 1 Pamekasan Arifin dimutasi menjadi kepala SMAN 2 Pamekasan bertukar posisi dengan Arhab.

“Iya, Pak Arhab dan Pak Arifin ditukar,” terang Kacabdindik Jawa Timur Wilayah Pamekasan Slamet Goestiantoko.

Baca juga :  Soal Perlindungan Petani Tembakau, Aliyadi Mustofa Sevisi dengan Gubernur Khofifah

Untuk Kepala SMKN 2 Pamekasan Sri Indrawati dipindahtugaskan menjadi kepala SMKN 3 Pamekasan. Kemudian, untuk SMAN 1 Pakong diisi oleh mantan Kepala SMAN 1 Sapeken Sumenep Rudi Suwandono.

“SMAN 1 Pakong diisi kepala dari kabupaten sebelah, biar ada warna baru,” ujar Slamet saat diwawancara Klik Madura.

Slamet menambahkan, ada dua guru yang dipromosikan menjadi kepsek. Yakni, guru SMKN 2 Pamekasan Sayyedi menjadi Kepala SMKN 1 Pakong dan guru SMAN 1 Pamekasan Budi Hartono dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Waru.

“Mutasi itu sudah biasa, penyegaran, kebutuhan di sekolah juga dan karena adanya promosi. Harapannya, tentu bisa bekerja dengan baik, dan bisa memajukan pendidikan di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. (enk/diend)

Baca juga :  Biaya Pokok Produksi Tembakau Tahun 2025 di Pamekasan Naik hingga 2 Persen

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru