Anjing Pelacak Tak Endus Keberadaan Nenek Juriyah, Benarkah Diculik Jin?

- Jurnalis

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim K-9 Polda Jatim bersiap mencari nenek Juriyah di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Minggu (23/2/2025).

Tim K-9 Polda Jatim bersiap mencari nenek Juriyah di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Minggu (23/2/2025).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Nenek Juriyah menghilang tanpa jejak sejak Kamis, 13 Februari lalu. Tepatnya, saat mencari rumput untuk pakan ternak di Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Masyarakat sekitar melakukan pencarian ke berbagai arah dan lokasi. Namun, nenek berusia 65 tahun itu tak kunjung ditemukan. Sebagian warga menduga nenek paro baya itu diculik jin.

Polisi bersama 150 personel gabungan ikut turun ke lapangan melakukan pencarian. Namun, hasilnya tetap nihil, yang ditemukan hanya barang-barang milik Nenek Juriyah berupa kerudung warna hijau, sabit dan sandal jepit.

Baca juga :  Upacara Harjad Pamekasan Gunakan Bahasa Madura, Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Daerah

Masyarakat setempat sempat berinisiatif mendatangkan ahli spiritual lantaran mereka yakin Nenek Juriyah diculik jin. Namun, upaya tersebut juga tidak membuahkan hasil.

Langkah terakhir yang dilakukan Polres Pamekasan yakni, mendatangkan Tim K-9 Polda Jatim dengan membawa anjing pelacak, Minggu (23/2/2025). Namun, lagi-lagi upaya tersebut belum berhasil menemukan nenek tersebut.

Kapolsek Pegantenan Iptu Heri Siswanto mengatakan, Tim K-9 Polda Jatim mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.30 WIB yang diawali dengan apel. Kemudian, tim dibagi ke berbagai titik.

Namun, hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda membahayakan. Nenek Juriyah pun belum ditemukan. ”Tim K-9 Polda Jatim melakukan pencarian ke berbagai penjuru, tetapi belum ditemukan,” tandasnya. (diend)

Baca juga :  Fasilitasi Mediasi Kasus Pengrusakan Mangrove, Polres Pamekasan Dituding Labrak Peraturan Kapolri

Berita Terkait

Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah
Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana
Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung
Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta
GKFT 2026 Jadi Momentum Pembinaan Futsal Usia Dini, Afkab Pamekasan Dorong Jadi Agenda Tahunan
PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:17 WIB

Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 12:50 WIB

Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana

Senin, 26 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru

Senin, 26 Januari 2026 - 07:50 WIB

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:54 WIB

GKFT 2026 Jadi Momentum Pembinaan Futsal Usia Dini, Afkab Pamekasan Dorong Jadi Agenda Tahunan

Berita Terbaru