Usai Ditetapkan sebagai Bupati-Wabup Bangkalan Terpilih, Lukman-Fauzan Komitmen Lawan Korupsi

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wabup Bangkalan terpilih Lukman Hakim dan Moch. Fauzan Jakfar saat jumpa pers. (KLIKMADURA)

Bupati dan Wabup Bangkalan terpilih Lukman Hakim dan Moch. Fauzan Jakfar saat jumpa pers. (KLIKMADURA)

BANGKALAN || KLIKMADURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan menggelar rapat pleno terbuka penetapan Paslon Lukman Hakim – Moch. Fauzan Jakfar sebagai bupati dan wakil bupati Bangkalan terpilih periode 2024-2029, Kamis (6/2/2025).

Penetapan tersebut menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Paslon Mathur Husyairi – Jayus Salam. Usai ditetapkan sebagai kepala daerah, mereka menyampaikan beberapa komitmen di depan pendukungnya.

Salah satunya, terkait komitmen paslon yang diusung PDI Perjuangan, PKB serta beberapa partai politik lainnya itu untuk melawan tindak pidana korupsi.

Baca juga :  Penanganan Kasus Kepala Bayi Terputus di Puskesmas Modung Lamban, Kuasa Hukum Korban Soroti Kinerja Polres Bangkalan

Bupati Bangkalan terpilih Lukman Hakim menyampaikan, pihaknya memiliki komitmen tinggi menjalankan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terbuka. Tujuannya, untuk memaksimalkan jalannya pemerintahan tanpa adanya praktik korupsi.

”Kami akan menjalankan pemerintahan yang terbuka sehingga masyarakat juga bisa ikut mengontrol agar tidak ada praktik-praktik korupsi,” katanya.

Lukman akan menggandeng masyarakat dalam menjalankan program-program pemerintah. Kemudian, aparat penegak hukum (APH) juga akan dilibatkan sehingga setiap program yang dijalankan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Komitmen yang sama disampaikan Wakil Bupati Bangkalan terpilih Moch. Fauzan Jakfar. Menurut dia, dengan pemerintahan yang bersih tanpa korupsi, program-program akan berjalan maksimal.

Baca juga :  Warga Desa Baipajung Bangkalan Antusias Sambut Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik

”Pemimpin itu tidak boleh berpikir mengembalikan modal, karena kalau sudah berpikir mau mengembalikan modal sudah pasti korupsi,” kata Wabup Bangkalan terpilih, Moch. Fauzan Jakfar.

Pria yang juga menjabat Ketum KONI Bangkalan itu menyampaikan, pemerintah pusat sedang melakukan penyesuaian anggaran. Untuk itu, setelah resmi dilantik nanti, dia bersama Bupati Bangkalan terpilih Lukman Hakim akan mengecek kondisi anggaran.

”Kami masuk di pemerintahan setelah APBD 2025 sudah berjalan, untuk itu kami akan melihat postur anggarannya seperti apa sehingga kami melakukan prioritas karena pemerintah pusat sedang melakukan efisiensi anggaran,” tandasnya. (diend)

Baca juga :  Pelayanan RSUD Syamrabu Buruk dan Diduga Ada Korupsi Pengadaan Alkes, Ratusan Pemuda Turun Jalan

Berita Terkait

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK
Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah
Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman
Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan
PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura
HIMMAN UTM Gaungkan Cinta Lingkungan Lewat Society Festival 2025, Bupati Beri Aspirasi
Jejak PHE WMO di Tanah Garam: Menjaga Energi, Menumbuhkan Kehidupan
Mahasiswa UTM Latih Ibu-Ibu Pesisir Pamekasan Jadi Pengusaha Ikan Asap Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:42 WIB

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:19 WIB

Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:57 WIB

Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman

Senin, 3 November 2025 - 05:36 WIB

Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:15 WIB

PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura

Berita Terbaru

Opini

Perlukah Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Madura?

Minggu, 22 Feb 2026 - 04:30 WIB