Diduga Akibat Patah Hati, Pemuda Sampang Gantung Diri di Kamar Mandi

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian melakukan olah TKP peristiwa dugaan bunuh diri. (KLIKMADURA)

Aparat kepolisian melakukan olah TKP peristiwa dugaan bunuh diri. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Seorang pemuda berinisial S (26), warga Kabupaten Sampang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi gantung diri di kamar mandi, Kamis (17/9/2026).

Persoalan asmara diduga menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Namun, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan polisi.

Korban ditemukan dalam kondisi tergantung sekitar pukul 12.15 WIB. Sebelum ditemukan, S sempat pamit mau mendi kepada bapak sambungnya sepulang mencari rumput.

Namun, korban tak kunjung keluar dari kamar mandi. Ayah sambungnya yang mulai khawatir kemudian memanggil korban berkali-kali, tetapi tidak mendapat jawaban. Karena pintu kamar mandi terkunci dari dalam, akhirnya didobrak.

Baca juga :  Di Tengah Gelombang Besar Demonstrasi, PCNU Sampang Minta Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Informasi yang dihimpun Klik Madura menyebutkan, persoalan asmara diduga berkaitan dengan keputusan korban mengakhiri hidup. Dugaan tersebut turut menjadi perhatian setelah petugas menemukan cincin yang disebut sebagai cincin tunangan milik korban.

Meski demikian, dugaan persoalan asmara belum dapat dijadikan kesimpulan resmi mengenai motif korban mengakhiri hidup. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.

Kapolres Sampang melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, penyebab korban mengakhiri hidup masih didalami penyidik Satreskrim Polres Sampang.

Baca juga :  Hampir 15 Tahun Sengketa Lahan SDN Gulbung 4 Tak Kunjung Usai, Murid Belajar di Gubuk dan Teras Rumah Warga

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan,” kata Eko.

Berdasarkan pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Sampang dan pemeriksaan luar oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas menemukan bekas jeratan pada bagian leher.

Sejumlah barang turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan, di antaranya tali tambang berwarna biru, pakaian korban, telepon seluler, serta cincin yang ditemukan di lokasi.

Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari pemeriksaan polisi untuk menelusuri rangkaian peristiwa sekaligus memastikan penyebab kematian korban. (ali/nda)

Berita Terkait

HMI Sampang Datangi DPMD, Adukan Sejumlah Pj Kades Jarang Ngantor
Lansia Pikun Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Jrengik Sampang setelah Empat Hari Hilang
Selamat dari Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8, Warga Banyuates Disambut Tangis Keluarga
Live TikTok Bongkar Jejak Pria yang Diduga Gelapkan Motor di Kecamatan Banyuates
Dinas Perpustakaan Sampang Gelar Workshop Naskah Kuno, 50 Peserta Telusuri Jejak Sejarah
Jelang Akhir Tahun, DPRD Sampang Pesimistis Pilkades Bisa Digelar Meski Anggaran Disiapkan
Penggeledahan Kasus Curanmor di Banyuates Berujung Temuan Plastik Kristal Diduga Sabu
Harga Garam di Sampang Jauh dari Harapan Petani

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 04:43 WIB

HMI Sampang Datangi DPMD, Adukan Sejumlah Pj Kades Jarang Ngantor

Jumat, 18 September 2026 - 04:29 WIB

Diduga Akibat Patah Hati, Pemuda Sampang Gantung Diri di Kamar Mandi

Kamis, 17 September 2026 - 10:45 WIB

Lansia Pikun Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Jrengik Sampang setelah Empat Hari Hilang

Rabu, 16 September 2026 - 11:19 WIB

Selamat dari Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8, Warga Banyuates Disambut Tangis Keluarga

Rabu, 16 September 2026 - 11:12 WIB

Live TikTok Bongkar Jejak Pria yang Diduga Gelapkan Motor di Kecamatan Banyuates

Berita Terbaru