SMAN 1 Galis Libatkan Wali Murid Sejak Pra-MPLS, Perkuat Sinergi Bentuk Karakter Siswa

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa baru SMAN 1 Galis Pamekasan menyimak materi dari anggota Puspaga Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Para siswa baru SMAN 1 Galis Pamekasan menyimak materi dari anggota Puspaga Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 1 Galis Pamekasan melibatkan wali murid sejak sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Sebelum MPLS dimulai, pihak sekolah menggelar pertemuan dengan wali murid siswa baru. Dalam kesempatan itu, sekolah menyampaikan berbagai informasi terkait pelaksanaan MPLS Ramah, sekaligus menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bebas dari praktik kekerasan maupun perpeloncoan.

Kepala SMAN 1 Galis Pamekasan Sidiq Hidayat mengatakan, wali murid juga diminta menandatangani persetujuan mengenai tata tertib selama MPLS serta aturan yang berlaku di sekolah. Selain itu, sekolah turut memaparkan program kerja ke depan dengan melibatkan ketua dan pengurus komite sekolah.

Baca juga :  SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

“Karena kami pihak sekolah mau membangun komunikasi yang baik dengan wali murid, sehingga hal itu bisa bersama-sama dalam mendidik anak-anak ini. Kalau di sekolah dengan kami para guru, kalau di rumah pendidikannya dengan orang tua,” jelasnya.

Sidiq menyampaikan, materi MPLS disusun sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Namun, sejumlah materi juga disesuaikan dengan karakteristik SMAN 1 Galis.

Seperti, pengenalan metode pembelajaran, tata tertib sekolah, serta pembentukan karakter, kreativitas, dan pengembangan potensi peserta didik.

Selain materi dari sekolah, peserta MPLS juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah instansi. Di antaranya materi kebencanaan, penyuluhan bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) dari kepolisian, serta edukasi pencegahan perundungan dan kekerasan dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

Baca juga :  Anggaran Proyek Pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap 2 Sebesar Rp 4,9 M Diusulkan Pakai DBHCHT 

“Iya kami pematerinya mendatangkan dari luar, ini juga salah satu bentuk kerja sama kami ke depan,” ujar Sidiq.

Pada hari terakhir MPLS, Jumat (17/7/2026), sekolah akan memperkenalkan 17 kegiatan ekstrakurikuler kepada seluruh siswa baru. Beragam pilihan kegiatan disiapkan, mulai dari bola voli, atletik, tari dan Gerakan Pengibar Bendera (Geribra).

Kemudian, Palang Merah Remaja (PMR), hingga berbagai ekstrakurikuler seni, olahraga, serta delapan bidang Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Menurut Sidiq, pengembangan ekstrakurikuler di sekolah juga mempertimbangkan hasil pemetaan minat siswa. Masukan dari peserta didik menjadi salah satu dasar dalam menentukan kegiatan yang akan dikembangkan.

“Karena kami rasa pendapat dari para siswa itu perlu untuk menunjang kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Galis Pamekasan,” katanya.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Nilai Pidato Prabowo Harus Diterjemahkan hingga ke Tingkat Desa

Baru sekitar satu bulan menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Galis Pamekasan, Sidiq mengaku masih memiliki sejumlah program yang akan diwujudkan. Selain meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga sekolah dan masyarakat, pihaknya juga berkomitmen memperkuat fasilitas penunjang kegiatan nonakademik yang selama ini menjadi salah satu keunggulan sekolah.

Salah satu rencana yang akan direalisasikan ialah pembangunan lapangan futsal dan basket di lingkungan sekolah. Program tersebut telah mendapatkan dukungan dari komite maupun internal sekolah.

“Iya rencana ke depan kami akan membuat lapangan futsal dan basket di halaman sekolah agar tampak dari luar itu tidak terlalu sepi. Tentu hal itu sudah disetujui oleh semua pihak baik komite dan juga internal sekolah, semoga terealisasi,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru