Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bakesbangpol Sampang. (KLIKMADURA)

Kantor Bakesbangpol Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Belasan sekolah di Kabupaten Sampang mengadukan dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Para guru mengaku pengawasan yang semestinya menjadi fungsi kontrol sosial justru diduga berubah menjadi tekanan hingga mengarah pada praktik pemerasan.

Sejumlah guru mengaku resah dengan pola pengawasan yang dilakukan oknum LSM. Bahkan, tidak sedikit pihak sekolah memilih meminta perlindungan dan arahan kepada pemerintah daerah karena menilai aktivitas tersebut sudah melewati batas kewajaran.

Baca juga :  Target Kepemilikan KIA 40 Persen, Dispendukcapil Sampang Gandeng Lembaga Pendidikan

Salah seorang guru yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, beberapa oknum LSM kerap mendatangi sekolah dengan membawa dokumen yang diklaim sebagai temuan pelanggaran. Namun, setelah diperiksa, sebagian data tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Bahkan ada yang datang dengan membawa data yang tidak akurat. Kondisi seperti ini membuat pihak sekolah merasa tertekan karena seolah-olah diposisikan bersalah sejak awal,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari kontrol sosial. Namun, pengawasan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak dijadikan alat untuk mencari keuntungan pribadi.

Baca juga :  Pemkab Sampang Siapkan 8 Hektare Lahan, Sekolah Rakyat Gratis ala Prabowo Segera Dibangun di Camplong

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sampang, Choirijah, membenarkan pihaknya telah menerima banyak pengaduan dari kalangan sekolah. Laporan tersebut disampaikan baik secara tertulis maupun melalui penyampaian langsung.

“Sudah ada belasan laporan yang kami terima dari beberapa sekolah. Ada yang masuk secara tertulis dan ada pula yang disampaikan secara langsung,” katanya.

Choirijah menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terus menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan LSM harus dibangun melalui sinergi yang sehat dengan tetap mengedepankan fungsi kontrol sosial sesuai ketentuan.

Baca juga :  GAMM Segera Salurkan 100 Mushaf Al-Qur'an Hasil Hibah BAZNAS Sampang

Ia menambahkan, pembenahan perlu dimulai dari aspek administrasi dan legalitas organisasi. Selain itu, setiap LSM harus memahami dan menjalankan tugas pokok serta fungsinya secara profesional, bukan melakukan tindakan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik. (ali/nda)

Berita Terkait

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB
Hadiah Juara Gerak Jalan HUT RI di Sampang Belum Diserahkan, Pemenang Menunggu Kepastian
Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam
Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch
Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen
Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis
Sampang Berpeluang Dapat DBH Migas dari Lapangan Hidayah, Radius Sumur Masuk 4 Mil Laut
Tragis, Balita 4 Tahun di Bluuran Sampang Tenggelam di Kolam Penampungan Air Tembakau

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Hadiah Juara Gerak Jalan HUT RI di Sampang Belum Diserahkan, Pemenang Menunggu Kepastian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen

Berita Terbaru

Sejumlah perahu nelayan berada di bibir pantai Dusun Pajenasem, Desa/Pulau Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP

Pertamina Menyulam Mimpi Warga Kepulauan Terluar Madura

Senin, 24 Agu 2026 - 04:39 WIB