Didatangi KPK, Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan Pastikan Bukan Pemeriksaan Proyek

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat. (DOK. KLIKMADURA)

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata mendatangani RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan (Smart). Namun, kedatangan tim antirasuah itu disebut bukan dalam rangka pemeriksaan proyek, melainkan kegiatan pembinaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat mengakui tim KPK sempat mendatangi RSUD Smart Pamekasan pada Rabu (8/4/2026). Namun, kehadiran lembaga antirasuah itu murni dalam rangka pembinaan, bukan pemeriksaan proyek.

“Semua OPD didatangi, bukan hanya RSUD. Itu bagian dari pembinaan, tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan proyek,” kata dr. Syaiful saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (14/4/2026).

Baca juga :  Pelaksanaan Pilkades Serentak Tak Jelas, Pemkab Pamekasan Diminta Bergerak Cepat

Menurutnya, kunjungan tersebut belum mengarah pada pemeriksaan. Bahkan, Ia menegaskan bahwa tim yang hadir berasal dari komisi pencegahan, bukan komisi penindakan.

“Belum ke arah sana (pemeriksaan). Yang datang kan komisi pencegahan, bukan penindakan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, KPK mengumpulkan seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Pamekasan selama sekitar sembilan jam di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis (9/4/2026).

Kehadiran KPK tersebut dalam rangka menjadi narasumber kegiatan Pembinaan Tata Kelola Pemerintahan, Layanan Penanganan Isu Strategis Kerawanan Korupsi, serta Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Pengadaan Barang dan Jasa.

Baca juga :  Mudahkan Pasien BPJS, RSUD Smart Pamekasan Terapkan Pendaftaran via Mobile JKN

Dalam kesempatan itu, KPK juga memberikan arahan agar para pejabat tidak melakukan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). (ibl/nda).

Berita Terkait

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan
AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove
Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 
Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:03 WIB

Didatangi KPK, Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan Pastikan Bukan Pemeriksaan Proyek

Senin, 13 April 2026 - 12:13 WIB

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan

Senin, 13 April 2026 - 10:54 WIB

AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove

Senin, 13 April 2026 - 08:09 WIB

Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Berita Terbaru