Dua Lokasi Tak Memenuhi Syarat, Dinsos Pamekasan Terus Berburu Lahan Ideal untuk Sekolah Rakyat

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pamekasan hingga kini masih berproses. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus mencari lokasi yang memenuhi syarat setelah dua titik yang sebelumnya dibidik dinyatakan tidak layak.

Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu menyampaikan, dua lokasi yang sempat menjadi opsi berada di Desa Bajur, Kecamatan Waru dan Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pamekasan. Namun, hasil verifikasi, dua lahan tersebut belum memenuhi ketentuan teknis.

Baca juga :  Peringati Malam Nuzulul Qur’an, UIM Gelar Istigasah dan Santunan Anak Yatim

“Dua-duanya itu tidak memenuhi syarat. Yang di Desa Bajur secara geografis berbukit dan kemiringan lahannya tidak sesuai. Kemudian yang di Lawangan Daya luas lahannya kurang,” jelasnya.

Herman menerangkan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Di antaranya, luas lahan minimal lima hektare, akses jalan yang mudah dijangkau, kondisi lahan tidak berbukit, serta berstatus milik pemerintah.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada target waktu khusus untuk penetapan lokasi definitif. Meski demikian, pihaknya berharap proses pencarian bisa segera rampung agar pembangunan dapat direalisasikan secepatnya.

Baca juga :  Karyawan 128 SPPG Belum Terdaftar BPJS, Bupati Pamekasan Langsung Hubungi BGN

“Lebih cepat lebih baik. Lokasi masih terus dicari sampai sekarang,” terangnya.

Ia berharap lahan yang sesuai kriteria bisa segera ditemukan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat terealisasi tahun ini. Dengan begitu, para siswa nantinya bisa belajar dengan lebih nyaman dan semangat di gedung yang representatif.

“Iya ini kami usahakan semoga tahun ini sudah ada. Sambung doanya,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Berita Terbaru