Sinyal Baik, PKB Jajaki Elektabilitas MZA Jelang Pilkada Pamekasan

- Jurnalis

Minggu, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebagian partai politik (parpol) di Pamekasan mulai memanaskan mesin menyongsong pilkada yang akan digelar 27 November 2024 mendatang.

Kader-kader terbaik partai diminta turun gunung untuk cek ombak elektabilitas. Para politisi tersebut diminta menyapa dan menyampaikan program serta visi misi untuk merebut hati masyarakat.

Salah satu parpol yang mulai memanaskan mesin politiknya adalah PKB. Partai berlambang bumi dikelilingi sembilan bintang itu meminta kadernya menyiapkan diri untuk bertarung di pilkada mendatang.

Ketua DPC PKB Pamekasan KH. Ali Wafa Subki mengatakan, pada pilkada 2024 pihaknya mengutamakan mengusung kader partai.

Baca juga :  Demi Kesejahteraan Petani Tembakau, Bupati Pamekasan Dorong Disperindag Kejar Target Serapan 29 Ribu Ton

Dengan demikian, semua kader partai berwarna dasar hijau itu diminta menyiapkan diri untuk berkontestasi di pertarungan pilkada.

Salah satu kader yang diminta menyiapkan diri tersebut adalah Moh. Zainal Arifin (MZA). Mantan kepala Bappeda Pamekasan yang saat sekarang masih aktif menjabat anggota DPRD Pamekasan itu dinilai layak memimpin Kota Gerbang Salam.

“Kami pasti mengutamakan kader. Kami meminta semua kader untuk menyiapkan diri, termasuk Pak Zainal,” kata Ra Ali.

Menanggapi fenomena banyaknya figur yang mendeklarasikan diri sebagai bakal calon bupati, Ra Ali mengaku bersyukur.

Baca juga :  Cekcok Soal Uang Belanja, Istri di Sampang Sabet Leher Suami Pakai Celurit

Sebab, dengan banyaknya figur yang muncul, otomatis masyarakat memiliki hanyak pilihan dalam menentukan pemimpin di Pamekasan.

“Saya berharap memang bermunculan banyak tokoh, tidak hanya seputar tokoh-tokoh lama,” katanya saat diwawancara.

“Cuma, dari sekian tokoh yang muncul itu masih perlu dilihat elektabilitasnya. Apabila hasil survei baik, mengapa tidak?,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru