Selama Pimpin Pamekasan, Kadisdik Sebut Mas Tamam Beri Perhatian Luar Biasa Terhadap Pendidikan

- Jurnalis

Selasa, 26 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Kepemimpinan Baddrut Tamam dan RB. Fattah Jasin sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan memang sudah berakhir. Namun, keberhasilannya dalam menjalankan program masih terasa sampai sekarang.

Salah satunya, program di bidang pendidikan. Selama lima tahun memimpin, Baddrut Tamam dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan. Hasilnya, indeks pendidikan Kabupaten Pamekasan meningkat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini menyampaikan, pendidikan menjadi salah satu pion utama dalam kemajuan Pamekasan ke depan. Untuk itu, pemerintah di bawah kepemimpinan Baddrut Tamam memberikan perhatian penuh.

Baca juga :  Dukung Era Transformasi BUMN go Global, MMI Gelar Diskusi Publik Versi Erick Thohir

Mulai  dari anggaran, kebijakan dan pengembangan sumber daya manusia dilakukan secara maksimal. Di antaranya, pemberian beasiswa kepada santri, beasiswa kedokteran serta beasiswa lainnya.

“Saya bersyukur karena pendidikan selalu diperhatikan oleh pemerintah. Pemerintah memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi termasuk para santri, serta pengembangan sumber daya manusia yang melalui pengembangan mutu guru,” katanya.

Zaini mengatakan, pemerintah memberikan insentif kepada guru honorer sebesar Rp 600 ribu perbulan. Sebanyak 600 lebih guru honorer mendapat insentif itu. “Ini salah satu bentuk kepedulian terhadap pendidikan,” katanya.

Baca juga :  Bangunan Perpusda Pamekasan Rusak Sebelum Diresmikan, Dewan Pertanyakan Kualitas

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan Halili mengatakan, pendidikan adalah sektor yang menjadi program prioritas Pemkab Pamekasan. Berbagai program direalisasikan dalam rangka meningkat mutu dan kualitas pendidikan.

“Pemerintah pusat juga memberikan porsi anggaran yang sangat besar untuk sektor pendidikan,” kata politisi PPP itu.

Peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara komperhensif dan jeneral. Tidak boleh sepotong-sepotong.

“SDM ditingkatkan, sarana dan prasarana juga ditingkatkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tukasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru