Mobil Pikap Bermuatan 23 Orang Terguling di Pamekasan, 4 Orang Sempat Alami Koma  

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana halaman RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

Suasana halaman RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Mobil bak terbuka dengan membawa sekitar 23 orang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Senin (15/4/2024).

Akibatnya, empat orang penumpang mengalami koma. Seluruh korban dilarikan ke Puskemas Pakong dan sejumlah rumah sakit.

Kepala Puskesmas Pakong Abd Syukur Afandimenyampaikan, terdapat 19 orang korban kecelakaan yang dilarikan ke Puskesmas Pakong.

Kemudian, 11 korban dirujuk ke RS Smart Pamekasan dan RS Mohammad Noer karena mengalami luka parah dan 4 korban mengalami koma.

“Terdata di Puskesmas Pakong sebanyak 19 korban, akan tetapi yang dirujuk ke RS Smart dan RS Mohammad Noer sebanyak 11 orang dan 4 orang mengalami koma atau tidak sadarkan diri,” terangnya.

Baca juga :  RSUD Smart Pamekasan Kenalkan Layanan Kesehatan Melalui Mini Konser Musik

Abd Syukur mengatakan, penanganan korban di puskesmas sudah selesai. Korban yang mengalami luka ringan sudah diizinkan pulang, sedangkan korban yang luka parah dirujuk ke rumah sakit.

Abd Syukur menyampaikan terimakasih kepada PMI dan karena pelayanan yang dilakukan begitu cepat untuk menangani korban kecelakaan tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada PMI dan puskesmas terdekat karena juga ikut terlibat dalam penanganan rujukan ke  RS Mohammad Noer dan RS Smart Pamekasan,” katanya.

Sementara, informasi yang dihimpun klikmadura, mobil bermuatan 23 orang tersebut merupakan warga Desa Sana Laok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  LPI ABFA Pamekasan Gelar Pawai Budaya, Angkat Tema “Damai Indonesiaku”

Mobil tersebut hendak menuju Desa Blumbungan dengan tujuan menghadiri acara timangan bayi. (ibl/diend)

Berita Terkait

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta
Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Berita Terbaru

MANIFESTO GELORA PAMEKASAN

UHC Semesta 2027: Membenahi Data, Menjamin Hak Sehat Rakyat Pamekasan

Minggu, 11 Okt 2026 - 02:22 WIB