Atasi Gangguan Listrik Madura, PLN UP3 Pamekasan Kerahkan Ratusan Petugas dan Alat Canggih

- Jurnalis

Selasa, 7 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN saat mencari titik gangguan pasokan listrik untuk wilayah Madura

Petugas PLN saat mencari titik gangguan pasokan listrik untuk wilayah Madura

PAMEKASAN, klikmadura.id – PLN UP3 Pamekasan terus berupaya mengatasi gangguan listrik untuk wilayah Madura. Ratusan personel berjibaku memperbaiki titik gangguan pasokan listrik yang disinyalir terjadi di wilayah Madura itu.

Beberapa alat canggih digunakan. Di antaranya, alat uji frekuwensi rendah pada kabel tegangan tinggi (HV test VLF), alat tes suhu dengan teknologi infrared (thermovision). Kemudian, alat berat seperti eskavator, crane, mesin drilling dan alat penyambung kabel tegangan tinggi (jointer) juga dikerahkan.

“Kami melakukan pengecekan jaringan dengan panjang total 28,14 km yang terdiri dari Jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Jaringan SKTT. Personel dilengkapi dengan peralatan berat dan alat uji untuk mendeteksi gangguan hingga melakukan pembongkaran hingga mobilisasi material,” kata manager PLN UP3 Pamekasan, Feri Asmoro. Senin, (06/02/2023).

Baca juga :  Penuhi Kebutuhan Listrik Masyarakat, PLN Resmikan 5 PLTS di Pulau-Pulau Kecil Wilayah Kabupaten Sumenep

PLN UP3 Pamekasan telah mengerahkan 262 personel yang terdiri dari personel pemeliharaan, konstruksi, enjineering dari berbagai lintas unit percepat penanganan gangguan SKTT 150 KV Ujung-Bangkalan yang terjadi sejak (3/2) lalu, dengan bekerja full time.

“Kami akan terus memberikan update informasi pemulihan gangguan kepada stakeholder dan masyarakat Madura. Mohon dukungannya agar pekerjaan berjalan lancar dan selesai lebih cepat dari estimasi yang telah ditentukan,” ungkap Feri.

Menurut Feri, upaya itu dilakukan agar wilayah Madura tetap terang. Disisi Lain, PLN mengerahkan 96 genset mobile dari berbagai Unit PLN se-Jawa dan Bali dan 12.295 unit lampu yang didistribusikan di lokasi vital seperti rumah sakit, puskesmas, kantor polisi, koramil, masjid, pondok pesantren, dan fasilitas-fasilitas penting layanan masyarakat lainnya.

Baca juga :  Gelar Media Gathering, Pegadaian Syariah Ajak Insan Pers Sukseskan Program MengEmaskan Madura

Lebih lanjut Feri menyampaikan bila masyarakat melihat adanya potensi gangguan listrik, dapat melaporkan langsung kepada PLN melalui Fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile. (*)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru