AJP Bakal Datangkan Sejumlah Tokoh Nasional Bahas Pembentukan Madura Provinsi

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) ikut andil dalam perjuangan pembentukan Madura provinsi.

Langkah taktis yang dilakukan organisasi profesi tersebut yakni menggelar diskusi yang akan melibatkan sejumlah tokoh nasional.

Ketua AJP M. Khairul Umam mengatakan, perjuangan pembentukan Madura provinsi sudah berjalan sejak lama. Namun, sampai sekarang belum ada progres prositif dari perjuangan tersebut.

Dengan demikian, AJP ambil bagian dalam rangka mengurai benang kusut yang menghambat perjuangan tersebut. Langkah pertama yang diambil yakni, menggelar diskusi yang akan mendatangkan sejumlah tokoh nasional asal Madura.

Baca juga :  Empat Wisata Religi di Sumenep Cocok Buat Mengisi Libur Idul Adha, Berikut Daftar sekaligus Ulasannya

Rencananya, ada beberapa tokoh yang akan diundang sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Ketua Banggar DPR RI MH. Said Abdullah dan Anggota DPR RI Fraksi PKB Syafiuddin Asmoro.

Kemudian, Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi, Anggota DPR RI Fraksi PAN Slamet Ariyadi dan Ketua DPD RI Lanyalla Mahmud Mattalitti. Para tokoh tersebut akan membicarakan tentang progres pembentukan Madura provinsi.

”Sengaja kami undang dari DPR RI maupun DPR RI karena pembentukan daerah otonomi baru merupakan kewenangan mereka,” kata pria yang akrab disapa Irul tersebut.

Baca juga :  Jumlah Dinas Bakal Dirampingkan, Bupati Kholilurrahman Sebut Hemat Anggaran Rp3,1 Miliar

Panitia juga akan mengundang tokoh-tokoh Madura lainnya agar ikut andil dalam memberikan sumbangsih pemikiran. Di antaranya, Komisioner KPK Nurul Ghufron dan Prof Mahfud MD.

Kemudian, Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi, Sekjen PUPR Zainal Fatah, Anggota DPD RI Imam Nawardi dan Jenderal (Purn) Nono Sampono.

“Kami juga akan mengundang mantan bupati semadura dan mantan-mantan guberbur Jawa Timur,” terang Irul.

Kemudian, organisasi kemasyarakatan dan para kiai serta ulama juga akan diundang. Harapannya, agar perjuangan Madura provinsi menjadi perjuangan bersama seluruh elemen masyarakat di Madura.

Baca juga :  Lakukan Pelanggaran Berat, 5 Guru di Pamekasan Diberhentikan Tidak Hormat

”Para akademisi juga akan kami undang untuk menyampaikan pandangannya tentang pembentukan Madura provinsi ini,” katanya.

Irul menyampaikan, saat sekarang kepanitiaan di AJP sedang menggodok persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut. Rencananya, kegiatan itu akan digelar pertengahan Juli.

”Kami sedang mematangkan persiapan, termasuk berkoordinasi dengan para narasumber,” tukasnya. (pen)

Berita Terkait

Anggaran DBHCHT Menyusut, Dinas PUPR Pamekasan Hanya Bangun Dua Paket Jalan
BK DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Tindak Asusila dan Pesta Miras 
Dugaan Asusila dan Pesta Miras Oknum DPRD Pamekasan Diadukan ke BK
Usai Dilantik, KONI Pamekasan Fokus Perbaikan Sarpras Cabor
PT. Pegadaian Syariah Madura Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi Bersama Disdikbud Pamekasan 
Konsisten Jalankan Program Jumat Berkah, RSIA Puri Bunda Madura Bagikan Nasi Kotak kepada Abang Becak
Target PAD 2026 Rp360 Miliar, DPRD Pamekasan Dorong OPD Kerja Maksimal
Pengurus KONI Pamekasan Periode 2025-2029 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Sistem Pembinaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 03:38 WIB

Anggaran DBHCHT Menyusut, Dinas PUPR Pamekasan Hanya Bangun Dua Paket Jalan

Minggu, 11 Januari 2026 - 06:32 WIB

BK DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Tindak Asusila dan Pesta Miras 

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:36 WIB

Dugaan Asusila dan Pesta Miras Oknum DPRD Pamekasan Diadukan ke BK

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:29 WIB

Usai Dilantik, KONI Pamekasan Fokus Perbaikan Sarpras Cabor

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:35 WIB

PT. Pegadaian Syariah Madura Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi Bersama Disdikbud Pamekasan 

Berita Terbaru

Catatan Pena

Saat Si Moncong Putih Berkata Tidak!

Senin, 12 Jan 2026 - 03:24 WIB