Tiga Jabatan Strategis Tak Miliki Pejabat Definitif, Dewan Minta Eksekutif Tidak Asal Pilih

- Jurnalis

Minggu, 9 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Kekosongan jabatan lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi di tiga posisi staretegis. Yakni, Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pehubungan (Disperkimhub), Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah (Perpusda) dan Staf Ahli.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Syaiful Bari mendorong agar kekosongan jabatan itu segera diisi. Sebab, tiga posisi tersebut sangat strategis untuk mendorong pembangunan baik infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).

Syaful Bari mengingatkan, pemerintah harus selektif dalam memilih pejabat. Faktor kompetensi harus menjadi pertimbangan khusus sehingga pejabat yang dipilih nantinya bisa membawa perubahan dan perbaikan.

Baca juga :  Sumenep KLB Campak, 17 Orang Meninggal, Gubernur Khofifah Kirim 9.825 Vaksin MR

“Jangan sampai asal memasukan orang pada posisi itu, harus benar-benar orang yang berkompeten,” tegasnya.

Menurut Syaiful Bari, orang yang memiliki kompetensi tinggi akan memberikan kinerja yang bagus guna membantu tercapainya visi dan misi Bupati Achmad Fauzi kedepan.

Sebaliknya, jika diisi orang yang kurang tepat, maka dikwatirkan hanya bisa meraba-raba atau tanpa inovasi untuk keberhasilan Sumenep kedepan.

“Kalau tidak kompeten, akan berdampak terhadap masyarakat Sumenep sendiri. Misalnya, yang dibutuhkan masyarakat begini, orang yang tidak kompeten itu malah tidak peka. Jangan sampai itu terjadi,” pintanya.

Baca juga :  Warga Kangean Gelar Doa Bersama, Desak Pemerintah Hentikan Permanen Eksploitasi Migas

Pemerintah Kabupaten Sumenep akan melakukan mutasi jabatan. Mutasi jabatan dilakukan sebagai salah satu cara agar jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumenep menumbuhkan inovasi bagus untuk kemajuan.

Kemudian, membangun kolaborasi dan sinergitas antar OPD yang semakin baik. Dalam mutasi jabatan itu, ada sekitar 21 Pimpinan OPD sudah mengikuti uji kompetensi jabatan fungsional kepegawaian. (fix/diend)

Berita Terkait

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka
Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean, Diduga Cabuli Anak di Ruang Guru SD
Hadiri Kick Off Peringatan HSN 2026, Bupati Fauzi: Momentum Menghargai Perjuangan Para Syuhada

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:55 WIB

DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru

Berita Terbaru