Petani 70 Tahun di Sokobanah Sampang Tewas Usai Dipukul Pria 80 Tahun

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di sekitar TKP perkelahian berujung maut di Dusun Nungkesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Warga berada di sekitar TKP perkelahian berujung maut di Dusun Nungkesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Peristiwa penganiayaan yang melibatkan dua warga lanjut usia (lansia) terjadi di Dusun Nungkesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Rabu (30/9/2026).

Nimo, seorang petani berusia sekitar 70 tahun, meninggal dunia setelah mengalami luka pada bagian rahang akibat dugaan pukulan menggunakan benda berbahan besi.

Terduga pelaku dalam perkara tersebut juga merupakan seorang lansia. Polisi menyebut IH berusia sekitar 80 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan tinggal di dusun yang sama dengan korban.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, Nimo baru selesai minum kopi kemudian menuju kandang kambing untuk memberi makan ternaknya.

Di lokasi tersebut, IH diduga mendatangi korban dan melakukan pemukulan menggunakan lenggis besi. Pukulan tersebut mengenai bagian rahang sebelah kiri hingga korban terjatuh.

Baca juga :  Permudah Layanan Adminduk, Dispendukcapil Sampang Lakukan Pelayanan Dor to Dor

Anak IH, berinisial S, kemudian datang dan berusaha melerai kejadian tersebut. Sementara anak korban, berinisial SM, langsung memberikan pertolongan kepada Nimo sebelum korban dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban mengalami luka robek pada rahang sebelah kiri. Luka tersebut kemudian mendapat penanganan medis dan dilakukan jahitan sekitar lima jahitan.

Namun, kondisi korban memburuk setelah beberapa jam mendapatkan perawatan. Sekitar pukul 10.00 WIB, Nimo dinyatakan meninggal dunia.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima anggota Polsek Sokobanah sekitar pukul 13.30 WIB. Kapolsek Sokobanah Iptu Reza Hilmy Widy Putra membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan anggotanya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

“Benar terjadi perkelahian antar dua lansia dan korban mendapatkan luka di rahang bagian kiri, setelahendapa laporan kami langsung menuju TKP,” ujar Reza, Kamis (1/10/2026).

Baca juga :  Ada Jejak Pembayaran Rp17,4 Juta, Disdik Sampang Sebut Pengadaan Seragam Olahraga Dibatalkan

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sokobanah bersama anggota mendatangi lokasi kejadian. Penanganan juga melibatkan Pamapta bersama anggota SPKT Polres Sampang, Unit Identifikasi Polres Sampang, dan personel Opsnal Polres Sampang.

Polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian dan membuat sketsa tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap korban serta mencatat dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan Satreskrim dan Unit Identifikasi Polres Sampang untuk mendalami perkara tersebut. Penyelidikan dilakukan guna mengungkap secara utuh kronologi dan penyebab terjadinya peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan bahwa terduga pelaku telah diamankan di Polres Sampang. “Untuk terduga pelaku sudah diamankan di Polres Sampang,” ujar Eko.

Baca juga :  Disnaker Sampang Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pelatihan dan Keterampilan Kerja

Hingga rilis tersebut disampaikan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap IH. Motif penganiayaan juga masih dalam tahap penyelidikan.

Dalam penanganan awal, polisi telah menerima laporan, mendatangi dan mengamankan TKP, membuat sketsa lokasi, melakukan pemeriksaan korban, membawa korban ke fasilitas kesehatan, mencatat serta menginterogasi saksi, berkoordinasi dengan Satreskrim dan Unit Identifikasi Polres Sampang, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap terduga pelaku.

Perkara tersebut mempertemukan dua warga lanjut usia dalam sebuah kejadian yang berujung fatal. Korban Nimo disebut berusia sekitar 70 tahun, sedangkan IH yang diduga melakukan pemukulan berusia sekitar 80 tahun.

Keduanya sama-sama berprofesi sebagai petani dan tercatat sebagai warga Dusun Nungkesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah. (ali/nda)

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik
Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal
Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi
25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober
138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal

Berita Terbaru