SAMPANG || KLIKMADURA – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berani menembus pasar global.
Salah satunya, dengan menggelar pelatihan ekspor yang diikuti puluhan UMKM binaan, pada Kamis (18/9/2025).
Dari 50 UMKM binaan, tercatat 30 pelaku usaha mendaftar, namun yang hadir secara langsung hanya 20 UMKM. Meski begitu, semangat mereka dinilai cukup tinggi untuk mulai merambah pasar internasional.
Kepala Diskopindag Sampang, Hj. Choirijah menegaskan, produk UMKM Indonesia memiliki potensi besar di luar negeri, hanya saja masih banyak pelaku usaha yang belum memahami strategi ekspor.
“Pelatihan ini menjembatani kesenjangan itu. Peserta mendapatkan ilmu dari praktisi dan ahli ekspor agar lebih siap bersaing di pasar global,” ujarnya.
Acara tersebut juga mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, serta Export Center Surabaya.
Bahkan, pada kesempatan itu, sejumlah produk unggulan UMKM Sampang resmi dilepas untuk penetrasi pasar Singapura dan Brunei Darussalam.
“Alhamdulillah, hari ini kita melepas produk-produk unggulan Kabupaten Sampang ke luar negeri. Ini langkah awal yang baik, semoga semakin lancar ke depannya,” kata Kata perwakilan Export Center Surabaya, Julian Setiarsa.
Hj. Choirijah menambahkan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri UMKM untuk naik kelas.
“Kalau UMKM kita bisa menembus pasar global, otomatis pendapatan meningkat dan ekonomi nasional ikut terangkat,” tandasnya. (ibn/nda)














