Baranusa Prediksi Ganjar – Mahfud Keok di Pamekasan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan rumah warga penerima BSPS di Desa Saobi, Kecamatan Kangayan yang diduga hanya diganti sebagian. (MAT RASIB FOR KLIK MADURA)

Penampakan rumah warga penerima BSPS di Desa Saobi, Kecamatan Kangayan yang diduga hanya diganti sebagian. (MAT RASIB FOR KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemilihan presiden dan wakil presiden sudah di depan mata. Peta politik dan dukungan juga mulai nampak.

Seperti yang terjadi di Pamekasan, diprediksi suara dukungan akan banyak bertumpu pada pasangan calon (paslon) nomor urut 1. Yakni, Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar.

Kemudian, dilanjut dengan peroleh suara terbanyak kedua paslon nomor urut 2. Yakni, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sementara paslon nomor urut 3, yakni Ganjar Pranowo – Mahfud MD diprediksi akan memeroleh dukungan paling buncit. Meski, Pamekasan merupakan tempat Mahfud MD tumbuh dan besar.

Prediksi tersebut disampaikan Koordinator Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) Kabupaten Pamekasan Agus Sujarwadi. Menurut dia, perolehan suara di Kota Gerbang Salam akan sesuai nomor urut paslon.

Baca juga :  Peternak Wajib Waspada! 547 Ekor Sapi di Pamekasan Terjangkit PMK

“Terbanyak yang akan mendapatkan suara itu pasangan nomor urut 1, nomor urut 2 dan nomor urut 3,” katanya saat podcast di Studio Klik Madura.

Prediksi yang disampaikan Agus merupakan hasil analisa yang dilakukan. Menurut dia, palson AMIN akan mendapat suara banyak karena didukung penuh kiai dan para habaib.

Pada 2019 lalu, kiai dan habaib itu mendukung Prabowo. Hasilnya, capres yang berpasangan dengan Sandiaga Uno pada lima tahun lalu itu berhasil mendulang suara 83 persen.

Sementara pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin kala itu hanya mendapat suara sekitar 17 persen. “Kiai dan habaib yang kala itu mendukung Prabowo, sekarang beralih mendukung AMIN,” katanya.

Baca juga :  Sedot Anggaran Rp470 Miliar, Pembangunan RSD Mohammad Noer Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Menurut Agus, kekuatan kiai dan habaib dalam menggalang suara sangat besar. Dengan demikian, sulit dikalahkan oleh paslon yang hanya mengandalkan dukungan dari relawan.

Mengenai paslon nomor urut 2, mantan Ketua DPD Gerinda Pamekasan itu memprediksi bisa meraup suara terbanyak kedua. Minimal, di angka 30 persen.

Sebab, pada pemilu 2019 lalu, Prabowo berhasil mendulang 83 persen suara. Meski banyak dukungan yang beralih, tapi diyakini akan masih banyak tersisa. Apalagi, kerja tim pemenangan dan relawan sangat maksimal.

Sementara pasangan Ganjar – Mahfud, diprediksi keok di Pamekasan. Salah satu pemicunya, partai pengusung pasangan nomor urut 3 itu tidak diterima oleh masyarakat.

Kemudian, meski didukung PPP yang notabene partai pemenang di Pamekasan, juga tidak berpengaruh signifikan. Sebab, mesin partai tidak berjalan optimal untuk memenangkan capres-cawapres.

Baca juga :  Sigma Plus Competition XIII Sukses, Kadisdikbud Pamekasan Sebut Tangga Menuju Kesuksesan

Para pengurus dan anggota partai lebih fokus pada pemenangan dirinya. Sebab, rata-rata mereka mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

“Rata-rata kan nyalon, jadi mereka lebih fokus pada pencalonannya ketimbang memenangkan capres dan cawapres yang didukung partai,” katanya.

Selain itu, Pamekasan dianggap kabupaten unik. Menurut Agus, meski partai di tingkat pusat mendukung salah satu paslon, tapi belum tentu di tingkat daerah mendukung paslon yang sama.

“Kalau sekiranya dengan terang-terangan mendukung paslon capres merugikan, atau mengancam pada suaranya di dapil masing-masing, pasti caleg-caleg itu lebih memilih diam,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru