Proyek Pembangunan Gedung Baru RSUD Mohammad Noer Tanpa Papan Nama, Anggaran Tembus Ratusan Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 29 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelontorkan anggaran ratusan miliar untuk pembangunan gedung baru RSUD Mohammad Noer. Pembangunan tersebut berlokasi di Desa Laden, Kecamatan Kota Pamekasan.

Sayangnya, megaproyek yang direncanakan sejak 2019 itu diduga melanggaran aturan. Khususnya, tentang keterbukaan informasi publik. Sebab, di lokasi tidak ditemukan papan yang memuat informasi berkaitan dengan pekerjaan itu.

Pantuan Klik Madura di lokasi proyek Jumat (28/07/2023) rekanan tidak memasang papan informasi yang berisi nama rekanan, waktu pelaksanaan hingga anggaran. Di lokasi proyek tersebut hanya ditemukan papan berisi rambu-rambu tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Baca juga :  Terjadi Lagi, PPP Pamekasan Menang Pileg Tapi Babak Belur di Pilkada

Wartawan Klik Madura  berencana mengambil gambar pekerjaan proyek itu. Namun, security atas nama Zami melarang. Penjaga tersebut meminta Klik Madura meminta izin terlebih dahulu kepada penanggung jawab magaproyek itu.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Mathur Husairi menyayangkan megaproyek itu tidak dilengkapi papan informasi. Padahal, pemasangan papan tersebut suatu keharusan yang wajib dipenuhi kontraktor.

“Seharusnya rekanan kontraktor pemenang tender pasang papan informasi agar masyarakat bisa tau dan ikut mengawasi proses pengerjaan mulai dari pondasi dan seterusnya,” katanya.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu mengatakan, proyek pembangunan gedung baru RSUD Mohammad Noer itu merupakan gedung untuk pelayanan publik. Bahkan, gedung yang dibangun dengan dana ratusan miliar itu akan menjadi kebanggaan warga Madura dan Jawa Timur pada umumnya.

Baca juga :  Bangun Water Park, Pemdes Taddan Sampang Berharap Ekonomi Masyarakat Meningkat

“Saya berharap pengerjaannya sesuai dengan spesifikasi yang diteken dalam kontrak,” kata mantan aktivis anti korupsi yang pernah ditembak orang tak dikenal (OTK) itu.

Klik Madura mencoba mencari informasi mengenai proyek tersebut. Salah satu sumber menyebutkan proyek pembangunan gedung baru RSUD Mohammad Noer itu dianggarkan Rp 111 miliar untuk tahun ini.

Namun, anggaran tersebut tidak cukup untuk pembangunan sampai tuntas. Rencananya, gedung baru itu akan dibangun lima lantai untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Madura. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan
FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:56 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran

Selasa, 29 September 2026 - 09:54 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Berita Terbaru