Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menanggapi serius hiruk pikuk pemeriksaan belasan pengusaha setempat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir menegaskan, keberadaan pengusaha tembakau memiliki peran vital bagi keberlangsungan hidup petani di Madura, khususnya di Pamekasan.

“Mereka adalah jantung bagi para petani tembakau,” katanya, Sabtu (11/2/2026).

Menurut Kiai Muchlis, selama ini keberadaan pengusaha lokal turut menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani tembakau.

“Realitasnya para petani tembakau semakin sejahtera karena hasil panennya terserap oleh para pengusaha tembakau,” tambahnya.

Baca juga :  Diduga Terjadi Pengrusakan Mangrove di Pamekasan, Pemerintah Diminta Tidak Tinggal Diam

Ia berharap polemik pemeriksaan yang menjerat sejumlah pengusaha Madura itu segera mereda, terlebih saat ini sudah memasuki masa tanam tembakau.

“Semoga beliau diberi ketabahan, dan segera selesai. Apalagi memasuki masa tanam tembakau ini,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya KPK memeriksa sejumlah pengusaha rokok asal Pamekasan terkait dugaan suap terhadap pegawai Bea Cukai pada Kamis (9/4/2026). Salah satunya, H. Khairul Umam atau biasa disapa Haji Her. (nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru