PAMEKASAN || KLIKMADURA – Super flu dilaporkan telah menyerang beberapa wilayah di Indonesia. Namun, hingga kini Kabupaten Pamekasan masih nihil kasus.
Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan meminta masyarakat tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Saifudin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari fasilitas kesehatan (faskes).
Baik, faskes tingkat pertama maupun rujukan, terkait adanya penderita super flu di Pamekasan.
Menurutnya, gejala super flu masih serupa dengan flu biasa, hanya saja penderita merasakan nyeri atau linu di sekujur tubuh.
“Terus bersin-bersin juga, iya seperti flu biasa. Dan ini menular, makanya tetap memakai masker apabila dekat dengan penderita,” terangnya.
dr. Saifudin menjelaskan, pada kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, penerapan PHBS harus tetap dilakukan. Di antaranya dengan memperbanyak minum air putih, berolahraga, tidak stres, dan tidak kelelahan.
Pasalnya, super flu dapat menyerang semua usia sehingga masyarakat perlu istirahat yang cukup dan menjaga kondisi tubuh agar tidak stres.
“Tidak perlu panik, tetapi tetap waspada. Semoga sehat-sehat semua,” tukasnya. (enk/nda)














