Pamerkan Kesenian Empat Kabupaten Pulau Garam, Pagelaran Semalam di Madura Dapat Apresiasi dari Kemenbud RI

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, bersama Wakil Bupati H. Sukriyanto dan KMA Kementerian Kebudayaan RI Sjamsul Hadi menabuh gong pertanda dimulainya kegiatan Selamam di Madura yang digelar di Arek Lancor, Pamekasan. (KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, bersama Wakil Bupati H. Sukriyanto dan KMA Kementerian Kebudayaan RI Sjamsul Hadi menabuh gong pertanda dimulainya kegiatan Selamam di Madura yang digelar di Arek Lancor, Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Gema budaya dari seluruh penjuru Pulau Madura menyatu dalam giat akbar Semalam di Madura yang digelar Pemkab Pamekasan, Sabtu (1/10) malam.

Kegiatan tersebut menampilkan karya seni dan kebudayaan khas empat kabupaten di Pulau Garam, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Pamekasan ke-495 tahun 2025.

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, bersama Wakil Bupati H. Sukriyanto dan KMA Kementerian Kebudayaan RI Sjamsul Hadi, menandai pembukaan acara dengan pemukulan gong di Monumen Arek Lancor.

Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu menyampaikan, kegiatan Semalam di Madura merupakan wujud nyata dari semangat tema Hari Jadi Pamekasan ke-495.

Baca juga :  Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Pungli hingga Rangkap Jabatan

Yakni, menjadikan Pamekasan kreatif dan maju tidak hanya secara fisik dan ekonomi, tetapi juga dalam pelestarian dan pengembangan budaya.

“Monumen Arek Lancor ini bukan sekadar tempat, tapi memiliki filosofi mendalam. Perpaduan antara celurit dan kobaran api melambangkan keberanian, semangat yang tidak pernah padam, dan persatuan rakyat Madura. Bukan lambang untuk carok, seperti yang sering disalahartikan,” jelasnya.

Kiai Kholil menegaskan, kegiatan tersebut mempertemukan empat kepala daerah di Pulau Madura untuk menonjolkan kekayaan budaya masing-masing daerah.

Dia menilai, empat kabupaten sebagai pilar penopang kebesaran Madura yang bila bersatu dan harmonis, akan menjadi kekuatan besar dalam memajukan Jawa Timur dan Indonesia.

Baca juga :  Diduga Mengandung Gas Metana, Warga Dilarang Menyalakan Api di Sekitar Sumur Bor

“Kami merasa bangga menjadi tuan rumah yang menjembatani pertemuan antar budaya di Pulau Madura. Bahkan kami hadirkan musik gambus Balasyik Entertainment dari Jember sebagai simbol keterbukaan dan semangat kreatifitas,” terangnya.

Mantan anggota DPR RI itu juga berpesan agar seluruh masyarakat tetap menjaga kesatuan, gotong royong, dan keharmonisan demi memperkuat semangat membangun Pamekasan yang lebih baik.

Sementara itu, Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (KMA) Kementerian Kebudayaan RI Sjamsul Hadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran tersebut.

Menurutnya, usia 495 tahun bukan sekadar angka, melainkan cerminan perjalanan sejarah dan perjuangan panjang masyarakat Pamekasan.

Baca juga :  Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek

“Pamekasan adalah salah satu pusat kebudayaan Madura karena letaknya di tengah empat kabupaten. Daerah ini memiliki karakteristik unik, perpaduan harmonis antara adat dan budaya. Kami terus mendorong akselerasi kebudayaan yang berbasis masyarakat dan komunitas,” ujarnya.

Giat Semalam di Madura menjadi momentum memperkuat identitas dan memperkokoh semangat kebersamaan empat kabupaten di Pulau Garam. (enk/nda)

Berita Terkait

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terbaru