Melawan, Residivis Curanmor di Pamekasan Ditembak!

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka curanmor ditampilkan di hadapan awak media saat konfrensi pers di Mapolres Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Tersangka curanmor ditampilkan di hadapan awak media saat konfrensi pers di Mapolres Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN  || KLIKMADURA – Polres Pamekasan berhasil mengungkap empat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di sejumlah titik sepanjang Juli 2025.

Sebanyak lima orang tersangka berhasil diamankan. Mereka yakni, MRN, SRF, MHB, AML, dan SS.

Satu di antaranya, yakni SRF sudah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Pamekasan dalam perkara penggelapan motor.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan mengatakan, salah satu tersangka terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

“Saat pengembangan, kami terpaksa harus memberikan tindakan tegas karena tersangka melakukan perlawanan, yang bersangkutan juga merupakan residivis,” katanya, Jumat (1/8/2025).

Baca juga :  Tutup KPM di Kelurahan Bartim Pamekasan, Mahasiswa IAIN Madura Santuni Puluhan Anak Yatim

AKP Doni menyampaikan dalam kasus tindak pidana curanmor itu, salah satu ASN yang bekerja di Dinas Pertanian Pamekasan jadi korban.

Saat ini, seluruh tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat termasuk yang masih jadi buron,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru