Korban Dugaan Pelecehan di IAIN Madura Lebih dari Satu Orang

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura sebut pelapor dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen bukan hanya satu orang. Terbaru, ada lagi mahasiswi yang melapor.

Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah Muhib Mardhaqus menyampaikan, korban dugaan pelecehan oleh oknum dosen bertambah. Pasalnya, korban yang dimintai keterangan sebagai saksi kunci oleh Dekan Fakultas Tarbiyah sebanyak dua orang.

“Ada dua mahasiswi sebagai korban yang sudah diperiksa oleh pihak dekanat dengan inisial E dan S. Berdasarkan berita acara pemeriksaan yang dilayangkan dari fakultas ke rektorat, kasus pelecehan ini benar adanya,” Katanya

Baca juga :  Di Hadapan Pengurus Ormawa FEBI IAIN Madura, Ketua DPRD Pamekasan Beberkan Strategi Peningkatan PAD

Muhib menyebutkan, sebelumnya, korban berinisial E tersebut melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual melalui Himpunan mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI). Sedangkan mahasiswi berinisial S melaporkan langsung kepada Dekan Fakultas Tarbiyah.

“Mahasiswi berinisial E itu melapor melalui ormawa dan inisial S itu melaporkan atas inisiatif sendiri terhadap Dekan Fakultas Tarbiyah. Setelah viralnya berita si korban E, lalu korban S juga berani speak up,” katanya.

Aktivis pergerakan itu mengaku menerima banyak pesan berupa chat WhatsApp dan aduan langsung dari mahasiswi. Pasca viralnya kasus yang menimpa E, banyak mahasiswi yang berani speak up terkait prilaku tak senonoh oknum dosen.

Baca juga :  Peran Sarjana di Era Disrupsi: Tantangan dan Peluang

“Sepertinya akan banyak korban selanjutnya yang melaporkan prilaku dosen itu kepada dekan, karena banyak mahasiswi yang sudah berani speak up setelah kasus ini menjadi sangat viral,” Ucap miko sapaan akrabnya

Organisasi mahasiswa (ormawa) Fakultas Tarbiyah bersama organisasi Republik Mahasiswa (RM) akan melakukan aksi demonstrasi terkait kasus tersebut. Tujuannya, agar dosen yang bersangkutan segera mendapat tindakan tegas.

“Untuk mempertegas sanksi yang diberikan kampus terhadap oknum dosen, saya menyurati pimpinan untuk melakukan aksi demonstrasi pada hari Senin depan,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Wakil Rektor III IAIN Madura Mohammad Ali Al Humaidy tidak memberikan tanggapan. Alasannya, karena masih ada dinas di luar kota. “Kami masih dinas luar, Silahkan hari Senin,” katanya melalui pesan WA.

Baca juga :  Beberapa Bagian Pasar Kolpajung Rusak Sebelum Diresmikan, BPPW Jatim Tegur Kontraktor

Diketahui sebelumnya, oknum dosen inisial IH dilaporkan oleh mahasiswi atas dugaan pelecehan. Dugaan tidak senonoh itu diduga terjadi pada saat jam kuliah berlangsung. (ibl/diend)

Berita Terkait

Bagikan 2.000 Takjil, Program ABFA BETA SDIT ABFA Pamekasan Jadi Media Edukasi Santri Berbagi
Dandim 0826/Pamekasan Bukber Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas TNI dan Jurnalis
Ekonomi Pamekasan Tahun 2025 Menguat, Pertumbuhan Capai 5,47 Persen
Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya, Bupati Pamekasan Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak
Sajikan Lele Mentah, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG As-Salman Pamekasan
Satgas MBG Pamekasan Siap Tindak Tegas SPPG Bermasalah, Dapur Tak Sesuai Prosedur Terancam Ditutup
Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Lesong Daja Jalani Sidang Perdana di PN Pamekasan
Puluhan Aktivis PMII UIN Madura Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Pertanyakan Kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:46 WIB

Bagikan 2.000 Takjil, Program ABFA BETA SDIT ABFA Pamekasan Jadi Media Edukasi Santri Berbagi

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:26 WIB

Dandim 0826/Pamekasan Bukber Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas TNI dan Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya, Bupati Pamekasan Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:23 WIB

Sajikan Lele Mentah, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG As-Salman Pamekasan

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:37 WIB

Satgas MBG Pamekasan Siap Tindak Tegas SPPG Bermasalah, Dapur Tak Sesuai Prosedur Terancam Ditutup

Berita Terbaru

Catatan Pena

Andai Semua Boeya MH. Said Abdullah 

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:48 WIB