Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Raihan WTP Sebelas Kali Berturut-turut

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menerima salinan laporan hasil pemeriksaan LKPD 2024 dari BPK RI perwakilan Jawa Timur.

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menerima salinan laporan hasil pemeriksaan LKPD 2024 dari BPK RI perwakilan Jawa Timur.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Prestasi Pemkab Pamekasan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024 mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Salah satunya, apresiasi itu datang dari Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur. Menurut dia, penghargaan yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI itu menunjukkan komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dalam tata kelola keuangan yang akuntabel.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa WTP bukan berarti tidak ada temuan maupun persoalan di dalamnya. Dengan demikian, evaluasi dan perbaikan tetap harus terus dilakukan.

Baca juga :  Ngopi Bareng Ratusan Jurnalis, Kapolres Pamekasan Beri Pesan Menohok!!

“WTP itu bukan berarti tanpa masalah. Bisa jadi tetap ada catatan atau temuan, tapi dalam batas wajar dan dapat ditindaklanjuti. Capaian ini adalah hasil kerja kolektif semua pihak,” ujarnya.

Politisi PPP itu menyampaikan, salah satu komponen penting dalam pencapaian WTP adalah kinerja Sekretariat DPRD Pamekasan. Ia menyebut, dalam beberapa kali pemeriksaan, sampel yang diambil oleh BPK justru lebih sering dari lingkungan dewan ketimbang dinas-dinas lain.

“Yang jadi sampel berkali-kali itu bukan dari dinas, tapi dari Sekretariat DPRD Pamekasan. Artinya, administrasi dan pengelolaan keuangan di kantor dewan juga punya peran penting dalam mendukung opini WTP ini,” jelasnya.

Baca juga :  Terkait Bosdamadin Rp 7,3 Miliar Ngendap di Kasda, DPRD Pamekasan: Disdikbud Harus Jemput Bola

Mantan Aktivis HMI itu juga menuturkan, bahwa ada peran Inspektorat Pamekasan yang terus mendampingi dan membenahi proses administrasi laporan pertanggungjawaban kinerja pemerintah daerah.

“Inspektorat yang berfungsi sebagai pengganti auditor di tingkat kabupaten dalam memastikan semua proses berjalan sesuai aturan juga berperan dalam raihan prestasi ini,” tuturnya.

Santri alumni Ponpes Banyuanyar itu menyampaikan, indeks prestasi tata kelola pemerintahan di Pamekasan juga menunjukkan tren positif.

Yakni, dari sebelumnya 90 persen, naik menjadi 93 persen. Meski demikian, ia mengakui bahwa pencapaian tersebut masih berada di bawah Kabupaten Lamongan.

Baca juga :  Dalami Dugaan Korupsi Wamira Mart, Kejari Pamekasan Kumpulkan Data dan Keterangan

“Kita patut bersyukur dan bangga, tapi sekaligus harus menjadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan kita,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terbaru