Jalan Rusak Merata di Seluruh Kecamatan, Perbaikan Butuh Total Anggaran Rp3 Triliun

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di jalan bergelombang di Jalan Raya Panglegur, Desa Panglegur, beberapa waktu lalu. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Pengendara melintas di jalan bergelombang di Jalan Raya Panglegur, Desa Panglegur, beberapa waktu lalu. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kondisi jalan di Kabupaten Pamekasan kembali menjadi perhatian publik. Hasil survei terbaru mencatat bahwa sepanjang 750 kilometer dari total 1.051 kilometer jalan daerah berada dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan.

Perbaikan seluruh ruas tersebut diperkirakan memerlukan anggaran total hingga Rp3 triliun.

Kabid Binamarga dari Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi secara merata di seluruh kecamatan. Tidak ada wilayah yang dinilai lebih parah maupun lebih ringan karena tingkat kerusakannya hampir sama.

“Kerusakan ini merata di semua kecamatan, tidak ada yang terparah atau ringan. Semuanya rata,” tegasnya.

Baca juga :  SMAN 1 Pamekasan Bertekad Bebas Dari Perundungan

Tri menambahkan bahwa pihaknya tidak menentukan daerah prioritas dalam perbaikan. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga sejumlah ruas belum bisa ditangani.

Kondisi ini semakin sulit karena dana Transfer ke Daerah mengalami penurunan, termasuk DBHCHT yang disebut menyusut hampir 50 persen.

“Makanya kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Bukan tidak mau memperbaiki, hanya saja masih belum mampu karena anggarannya bahkan untuk prioritas pun juga kurang,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan, Ach. Fauzi, mengakui bahwa kondisi fiskal tahun ini sangat terbatas sehingga ruang gerak pemerintah daerah menjadi sempit.

Baca juga :  Fakta Foundation Soroti Realisasi APBD Sumenep 2023, Sebut Anggaran Habis untuk Biaya Perdin

Ia menyarankan agar kebutuhan anggaran perbaikan jalan dikomunikasikan lebih intens dengan pemerintah pusat maupun provinsi.

“Maka salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan perbaikan jalan bisa langsung dikomunikasikan dengan pemerintah pusat atau provinsi. Dan hal ini semua saling berkolaborasi baik legislatif ataupun eksekutif,” tutupnya. (enk/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru