Ingin Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Akhmad Ma’ruf Bakal Bangun Perusahaan Berskala Internasional di Madura

- Jurnalis

Sabtu, 27 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADURA || KLIKMADURA – Ketua Umum Saudagar Madura Akhmad Ma’ruf sangat serius ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat pulau garam.

Sebagai bentuk keseriusan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Madura, pria kelahiran Sumenep itu berencana membuka perusahaan berskala internasional di sekitar Jembatan Suramdu.

Keinginan tersebut diungkap oleh Ma’ruf saat podcast dalam program Catatan Pena Klik Madura. Menurut dia, rencana membuka perusahaan tersebut kemungkinan akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Ma’ruf membangun perusahaan di Batam, Kepulauan Riau. Yakni, PT Wiraraja Industrial Park I dan II.

Rencananya, PT Wiraraja Industrial Park III akan dibangun di Madura. Tujuannya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di pulau garam.

Baca juga :  Rencana Perampingan OPD Pamekasan Masuk Bapemperda

“Insyaallah saya akan membuka PT Wiraraja Internasional Park III di sekitar Suramadu,” katanya saat podcast.

Ma’ruf menyampaikan, dengan adanya perusahaan berskala internasional itu, akan banyak tenaga kerja asli Madura yang bisa diserap.

Kemudian, kekayaan yang akan di pulau garam juga bisa dikelola dengan maksimal. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat.

Saat sekarang, Ma’ruf berhasil meyakinkan investor dari delapan negara untuk menjalankan bisnis bersama perusahaan yang dia bangun.

Dia yakin, ke depan akan lebih banyak lagi perusahaan luar negeri yang bergabung dan berinvestasi untuk kemajuan Madura.

Baca juga :  DPD Partai Gelora Pamekasan Tegaskan Dukung Penuh Program MBG

“Saya bisa bikin sesuatu dan berkarya di luar, masak di daerah sendiri saya tidak bisa bikin sesuatu,” katanya.

Salah satu keinginan Ma’ruf yakni, ingin pertumbuhan ekonomi di Madura di atas rata-rata nasional. Serta adanya pemekaran daerah sehingga pembangunan merata. (diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru