Dorong Tingkatkan Imtaq Siswa, Disdikbud Pamekasan Optimalkan Program Pesantren Ramadan

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mengoptimalkan program Pesantren Ramadan.

Program tersebut dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa siswa. Implementasi program itu yakni, kegiatan-kegiatan keagamaan.

Kadisdikbud Pamekasan Ahmad Zaini, M.Pd.,M.HP menyampaikan, selama ramadan kegiatan belajar mengajar tetap seperti biasanya. Hanya, ada sedikit perubahan pada jam masuk dan jam pulang.

Pada hari biasa, kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai pukul 07.00 WIB. Selama ramadan, KBM dimulai pukul 07.30.

“Siswa juga dipulangkan setengah jam lebih awal dari biasanya, yakni pukul 11.30 WIB,” katanya.

Baca juga :  Ekonomi Pamekasan Tahun 2025 Menguat, Pertumbuhan Capai 5,47 Persen

Akhmad Zaini berharap, semua kegiatan yang digelar selama bulan puasa diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta berakhlak mulia.

“Program ini sesuai amanah dari adanya kurikulum merdeka yakni dalam rangka mewujudkan profil pelajar Pancasila nomor 1,” terangnya.

Selama ramadan, siswa akan dilatih untuk melaksanakan praktek praktek ibadah, menghafal Al-Qur’an, dan kegiatan sosial.

Kegiatan menghafal Al-Qur’an disesuaikan dengan tingkatan pendidikan. Yakni, untuk tingkat SD-SMP diwajibkan menghafalkan surah Yasin.

Sedangkan untuk jenjang TK, menghafalkan surah pendek seperti surah Al Insyirah sampai surah Annas. Siswa diberi waktu khusus selama setengah jam di pagi hari untuk mulai menghafalkan Al-Qur’an.

Baca juga :  Kejari Pamekasan Gandeng Inspektorat Usut Dugaan Korupsi Wamira Mart

“Untuk kegiatan ibadah sosial, siswa dilatih bersedekah, berzakat dan beberapa kegiatan sosial lainnya,” kata Akhmad Zaini.

Bagi siswa yang menganut agama selain Islam, maka program disesuaikan dengan kegiatan yang diajarkan dalam agamanya masing-masing.

Tujuannya sama, yakni meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada sang pencipta. (ern/diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru