PAMEKASAN || KLIKMADURA – Daya tahan tubuh anak tidak bisa disamakan dengan orang dewasa. Sistem imun mereka masih dalam tahap pertumbuhan sehingga membutuhkan perhatian khusus dari orang tua, terutama dalam hal asupan gizi harian.
Dokter Spesialis Anak RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Novel Widya Saputra, membagikan sejumlah tips agar anak tidak gampang sakit. Menurutnya, kunci utama menjaga imun anak adalah memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi secara seimbang.
Ia menegaskan, makanan pokok yang mengandung karbohidrat seperti nasi tetap harus ada dalam menu harian anak. Selain itu, asupan protein juga wajib diperhatikan, terutama protein hewani seperti daging sapi, kambing, ayam, dan telur.
“Protein nabati seperti tempe dan tahu boleh diberikan, tapi kualitasnya memang tidak sebaik protein hewani,” ujarnya.
Tak hanya itu, dr. Novel juga mengingatkan pentingnya lemak dalam masa pertumbuhan anak. Lemak dibutuhkan untuk menunjang perkembangan otak dan pembentukan hormon, termasuk hormon seksual saat anak memasuki masa baligh.
Ia mencontohkan makanan berkuah santan atau berminyak seperti soto, rawon, maupun bakso masih baik dikonsumsi anak dalam porsi yang wajar.
“Kalau hanya kuah bening, memang bikin kenyang, tapi kandungan gizinya minim. Lemak justru penting untuk tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Namun, pemberian sayur juga perlu disesuaikan dengan usia. Untuk anak di bawah dua tahun, konsumsi sayur tidak perlu berlebihan karena dikhawatirkan dapat mengganggu penyerapan zat gizi tertentu, termasuk lemak yang sangat dibutuhkan pada fase tersebut.
Menariknya, dr. Novel menambahkan bahwa kolesterol pada anak bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Justru, dalam batas normal, kolesterol berfungsi sebagai zat pembangun otak dan hormon seksual.
“Kolesterol itu tetap dibutuhkan anak untuk pertumbuhan. Yang penting sesuai kebutuhan dan seimbang. Untuk lebih detail, orang tua bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak,” pungkasnya. (enk/nda)














