Dinilai Merugikan Masyarakat Umum, Pemkab Pamekasan segera Relokasi PKL Arek Lancor

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemkab Pamekasan akhirnya mengambil langkah tegas terhadap pegadang kali lima (PKL) yang berjualan di area Monumen Arek Lancor. Pada pedagang akan direlokasi ke Sentra PKL Food Colony di Jalan Kesehatan.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Ach Faisol menyatakan, penertiban tersebur merupakan bagian dari tahapan yang telah dirancang berdasarkan regulasi yang ada.

Menurutnya, pemerintah tidak berniat menghalangi mata pencaharian para PKL. Tetapi, hanya ingin menata agar lebih teratur dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami memahami bahwa para PKL mencari nafkah dari dagangan mereka, namun area Arek Lancor sudah diatur dalam regulasi sebagai kawasan terlarang untuk aktivitas PKL,” katanya.

Baca juga :  Pemkab Sampang Tarik Pajak PKL Beromzet Rp 5 Juta  

“Pemerintah sejak awal telah menyediakan solusi berupa food colony sebagai pusat aktivitas PKL, sehingga masyarakat umum tidak dirugikan akibat kemacetan dan lingkungan yang kotor,” katanya saat meninjau lokasi Food Colony, Rabu, (15/1/2025).

Pemindahan PKL dari Arek Lancor ke Food Colony dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan dan mempertimbangkan masukan dari masyarakat. Pemerintah juga terus berupaya mengubah pandangan masyarakat agar Food Colony menjadi lokasi strategis bagi aktivitas jual beli.

“Kami paham ada keluhan dari PKL soal akses pembeli yang lebih mudah di Arek Lancor, tapi kami optimistis dengan penataan yang baik, Food Colony bisa menjadi pusat yang menguntungkan bagi semua pihak. Untuk saat ini, kami masih mengedepankan himbauan, namun aturan harus ditegakkan jika tidak ada perubahan,” ujarnya.

Baca juga :  Kabar Istri Bupati Terlibat Jual Beli Kios Eks PJKA Dipastikan Hoaks dan Menyesatkan

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Ajib Abdullah menilai, keberadaan PKL di area Arek Lancor menimbulkan kerugian bagi masyarakat, khususnya kemacetan lalu lintas. Oleh karena itu, pemerintah berencana segera menertibkan kawasan tersebut.

“PKL memang mendapatkan keuntungan berjualan di sana, tapi masyarakat umum dirugikan. Kami ingin menciptakan solusi yang adil bagi kedua pihak dengan menata PKL di lokasi yang telah disediakan,” katanya.

Penertiban tersebut melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, Satpol PP, Dishub, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pemerintah juga memastikan bahwa penataan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Arek Lancor sebelum menyasar lokasi lainnya.

Baca juga :  Berdayakan UMKM, Kadin Pamekasan Apresiasi Penuh MDA 2023

Pemerintah berharap, kawasan Food Colony dapat menjadi pusat kegiatan PKL yang tertata, bersih, dan menguntungkan semua pihak. Pantauan di lapangan beberapa PKL masih tetap berjualan di area monumen arek lancor, tepatnya depan gereja. (ibl/diend)

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru