Diduga Ada Manipulasi Data, Warga Sana Tengah Kecewa Bantuan RTLH Dialihkan Sepihak

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi rumah. (META AI)

Foto ilustrasi rumah. (META AI)

PAMEKASAN || KLIKMADURA –  Habiburahman, warga Dusun Tareta, Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Pamekasan, mengaku ibunya, Disa, menjadi korban penipuan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Dia kecewa karena ibunya telah didata sebagai penerima bantuan tersebut oleh perangkat desa. Tapi, saat realisasi justru rumah milik orang lain yang dibedah.

Habib mengatakan, proses pendataan dilakukan oleh Kepala Dusun (Kadus) Tareta, Suhir, pada tahun 2023 lalu. Rumahnya dikunjungi dan dimintai keterangan sebagai calon penerima bantuan.

“Katanya ibu saya akan menerima bantuan bedah rumah. Pak Kadus juga sempat foto-foto rumah ibu saya,” ujarnya.

Baca juga :  Pemuda Berusia 27 Tahun di Pamekasan Diduga Bunuh Diri, Polsek Larangan Lakukan Ini

Menurutnya, Kadus Suhir memastikan bahwa data yang diajukan ke Pemerintah Desa (Pemdes) Sana Tengah sesuai dengan nama ibunya, Disa. Namun, ketika bantuan mulai direalisasikan yang mendapat justru warga lain bernama Sumae.

“Saya sangat keberatan, karena seharusnya bantuan itu hak ibu saya, tapi dialihkan ke orang lain yang bukan haknya,” tuturnya.

Sementara, Kadus Tareta, Suhir, membenarkan adanya kesalahan penerima bantuan itu. Dia mengaku mengajukan nama Disa dan menyerahkan dokumentasi kepada Pemdes. Namun saat bantuan direalisasikan, penerimanya justru berubah.

“Saya memang mengajukan atas nama ibunya Habib (Disa), tapi di lapangan yang menerima malah Sumae,” katanya.

Baca juga :  Laksanakan KPM Internasional, IAIN Madura Kirim 6 Mahasiwa ke Malaysia

Suhir menyebut bahwa dirinya melakukan pendataan atas perintah Kepala Desa Sana Tengah. Dari hasil pendataan, Disa adalah yang paling layak menerima bantuan.

“Yang saya data ada dua warga, tapi yang paling layak memang Disa. Tapi akhirnya dialihkan ke orang lain,” ujarnya.

Ia mengaku sempat protes terkait perubahan penerima bantuan kepada petugas di Pemdes. Namun, protesnya tidak digubris.

“Saya tanya ke petugasnya, kenapa atas nama Sumae yang menerima, padahal saya tidak pernah mendata atas nama ini. Petugas hanya menjawab bahwa itu perintah Samsul Arifin, operator desa,” ungkapnya.

Baca juga :  Festival Berkah Royco Meriahkan Pamekasan, Bagikan 5.000 Porsi Hidangan Berkuah Gratis

Sementara itu, Kepala Desa Sana Tengah, Sutrisno, belum memberikan tanggapan terkait dugaan ini. Upaya konfirmasi melalui sambungan telpon tidak dijawab. (ibl/diend)

Berita Terkait

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat
Skema Insentif Baru MBG Berlaku, SPPG Dibayar Rp2 Ribu per Porsi
Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terbaru