DAK Tak Cair, Dinkes Pamekasan Kelimpungan Cari Anggaran Pengadaan Obat

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes Pamekasan dr. Saifuddin saat diwawancara awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Kepala Dinkes Pamekasan dr. Saifuddin saat diwawancara awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Tahun 2025 menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan. Khususnya, dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan untuk pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas.

Pasalnya, anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat yang biasanya berkisar antara Rp 6 – Rp 8 miliar tidak dicairkan akibat terdampak efisiensi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Syaifuddin mengungkapkan, kebutuhan anggaran untuk pengadaan obat di 21 Puskesmas selama satu tahun mencapai Rp 10 miliar. Tanpa dukungan DAK, pemenuhan kebutuhan tersebut terasa berat.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Puskesmas untuk menyiapkan anggaran minimal 10 persen dari kebutuhan, yaitu sekitar Rp 3 miliar yang berasal dari APBD,” katanya.

Baca juga :  82 Warga Pemekasan Terjangkit HIV/AIDS, Penularan Diduga Akibat Hubungan Sesama Jenis

Selain itu, Dinkes saat ini tengah berupaya mengatur kembali anggaran internal untuk menambah ketersediaan dana sekitar Rp 1 – Rp 2 miliar. Namun, masih ada kekurangan sekitar Rp 5 miliar yang belum memiliki solusi pasti.

“Untuk sisanya, kami masih mencari solusi. Mudah-mudahan ada jalan keluar agar tidak mengganggu pelayanan,” tuturnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, dr. Syaifuddin memastikan bahwa pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan normal. Hingga pertengahan April, belum ada laporan kendala terkait ketersediaan obat di fasilitas kesehatan.

“Alhamdulillah sampai hari ini belum ada kendala, mudah-mudahan tidak ada. Tapi kami juga imbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan secara mandiri. Jangan sampai sakit, jaga kebugaran tubuh, olahraga teratur, jangan begadang, intinya pola hidup sehat,” tandasnya. (ibl/diend)

Baca juga :  Gandeng Semua Stakeholders, Dinkes Pamekasan Komitmen Entaskan Penyakit TBC

Berita Terkait

BIP Gelar Buka Puasa dan Belanja Gratis Bersama 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Raih Rekor MURI
Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik di Pamekasan, PLN Turun Tangan Lakukan Pemulihan
Peduli Sesama, Bank Jatim Pamekasan Bagikan 100 Takjil Gratis Setiap Hari Kerja Selama Ramadan
Angin Kencang Terjang Pamekasan, 26 Desa di 7 Kecamatan Terdampak
BRI Region 12 Surabaya Gelar Media Gathering di Pamekasan, Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Madura
Jatah BLT DBHCHT Pamekasan Dipangkas, Tahun Ini Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok
Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, CV Ayunda Perbaiki Akses Jalan Vital di Kelurahan Kowel
Pemkab Pamekasan Warning Perusahaan, THR Wajib Diberikan Maksimal H-7 Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:32 WIB

BIP Gelar Buka Puasa dan Belanja Gratis Bersama 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Raih Rekor MURI

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:13 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik di Pamekasan, PLN Turun Tangan Lakukan Pemulihan

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:16 WIB

Peduli Sesama, Bank Jatim Pamekasan Bagikan 100 Takjil Gratis Setiap Hari Kerja Selama Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:55 WIB

Angin Kencang Terjang Pamekasan, 26 Desa di 7 Kecamatan Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:56 WIB

BRI Region 12 Surabaya Gelar Media Gathering di Pamekasan, Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Madura

Berita Terbaru

#AndaHarusTahu

Tips Memulai Usaha Hampers Lebaran untuk Pemula

Jumat, 6 Mar 2026 - 06:33 WIB