Tim Riset UIM Jajaki Kolaborasi dengan Lembaga Riset Pertanian Terbesar Jepang

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Riset UIM, Iswahyudi (jaket biru) didampingi Rektor UIM Dr. Ahmad foto bersama di Jepang. (ISTIMEWA)

Ketua Tim Riset UIM, Iswahyudi (jaket biru) didampingi Rektor UIM Dr. Ahmad foto bersama di Jepang. (ISTIMEWA)

JEPANG || KLIKMADURA – Tim riset Universitas Islam Madura (UIM) kembali menunjukkan keseriusannya menembus dunia riset internasional.

Yakni, menjajaki kerja sama dengan peneliti dari National Agriculture and Food Research Organization (NARO) yang merupakan salah satu lembaga riset pertanian terbesar dan paling berpengaruh di Jepang.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Iswahyudi selaku ketua tim riset UIM. Dalam diskusi tersebut, mereka bertukar pandangan dengan peneliti NARO Achmad Gazali, alumnus Gifu University yang kini bertugas di divisi penelitian pemanfaatan fungsi hayati.

Terutama, teknologi pemanfaatan serangga untuk pengendalian hama ramah lingkungan. Selain berkiprah di dunia riset, Gazali juga menjabat sebagai Ketua PCINU Jepang.

Baca juga :  PPI Dunia Kritik Keras Diplomasi RI, Dinilai Mulai Tunduk pada Agenda Imperialisme AS

Gazali menjelaskan, fokus penelitiannya adalah pengembangan teknologi pengendalian hama berbasis insect endosymbionts. Yaitu, mikroorganisme simbion dalam tubuh serangga yang dapat dimanfaatkan sebagai agen pengendali secara biologis.

Saya bekerja di bagian penelitian pemanfaatan fungsi hayati, khususnya teknologi pemanfaatan serangga dalam cabang teknologi pengendalian serangga,” ujar peneliti asal Pamekasan itu.

Penelitian yang ia jalankan melibatkan ragam teknik biologi molekuler modern seperti Next Generation Sequencing (NGS), RT-PCR, dan Fluorescence In Situ Hybridization (FISH).

Dengan pendekatan tersebut, karakter organisme simbion dapat diidentifikasi lebih akurat sebagai dasar pengembangan strategi pengendalian hama berbasis bioteknologi.

Baca juga :  Warga Kangean di Malaysia Gelar Pertemuan Akbar, Tegaskan Tolak Eksplorasi Migas

Sementara itu, tim UIM memperkenalkan penelitian yang tengah dikembangkan terkait reduksi cemaran mikroplastik di lingkungan pertanian melalui pendekatan biodegradasi dan teknologi filtrasi. Riset ini dirancang untuk meminimalkan dampak mikroplastik pada tanah, air, dan sistem pertanian berkelanjutan.

Menurut Gazali, penelitian UIM sangat relevan dengan isu global yang makin mendesak. Dengan demikian, kerja sama tersebut merupakan langkah tepat untuk berkontribusi positif terhadap Madura dan Indonesia.

“Penelitian ini sangat bagus untuk dikembangkan karena persoalan limbah plastik semakin meningkat. Di NARO juga ada rekan yang fokus pada mikroplastik, sehingga peluang kolaborasi sangat terbuka ke depannya,” katanya.

Baca juga :  Fakultas Teknik UIM Yudisium 93 Mahasiswa, Rektor: Ilmu Harus Jadi Cahaya

Diskusi ilmiah antara UIM dan NARO ini menjadi pintu awal menuju kerja sama riset berskala internasional. Khususnya, dalam pengembangan inovasi lingkungan pertanian berbasis bioteknologi, penanggulangan cemaran mikroplastik, hingga teknologi pengendalian hama modern.

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi UIM sebagai kampus yang serius membangun jejaring global dan berkontribusi dalam isu-isu strategis pertanian berkelanjutan. (nda)

Berita Terkait

Di Tengah Dingin Kamp Pengungsian, Kehangatan dari Mahasiswa Indonesia Menyapa Pengungsi Palestina-Suriah
PPI Dunia Kritik Keras Diplomasi RI, Dinilai Mulai Tunduk pada Agenda Imperialisme AS
UIM Ekspansi Dakwah ke Negeri Sakura, Mahasiswa Siap Jalankan Misi Pengabdian Global
UIM Go Internasional, Gandeng PCINU Jepang untuk Perkuat Jaringan Global
Warga Kangean di Malaysia Gelar Pertemuan Akbar, Tegaskan Tolak Eksplorasi Migas
PT. Menara Internusa Manjakan Jemaah, Umrah 7 Kali Gratis Tanpa Biaya Tambahan
Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed
CEO Silicon Valley Bridge Bank Meminta Pelanggan untuk menyetor ulang dana Mereka

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:23 WIB

Di Tengah Dingin Kamp Pengungsian, Kehangatan dari Mahasiswa Indonesia Menyapa Pengungsi Palestina-Suriah

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:52 WIB

PPI Dunia Kritik Keras Diplomasi RI, Dinilai Mulai Tunduk pada Agenda Imperialisme AS

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:20 WIB

UIM Ekspansi Dakwah ke Negeri Sakura, Mahasiswa Siap Jalankan Misi Pengabdian Global

Kamis, 19 Februari 2026 - 02:49 WIB

Tim Riset UIM Jajaki Kolaborasi dengan Lembaga Riset Pertanian Terbesar Jepang

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:44 WIB

UIM Go Internasional, Gandeng PCINU Jepang untuk Perkuat Jaringan Global

Berita Terbaru