KLM Lorena Sari Tenggelam di Perairan Situbondo, 2 Penumpang Wafat 1 Hilang

Avatar

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADURA || KLIKMADURA – Kapal Layar Motor (KLM) Fajar Lorena Sari tenggelam di Perairan Situbondo, Minggu (8/12/2024). Kapal kayu itu mengangkut sekitar 57 penumpang yang terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak.

Informasi yang didapat Klik Madura, pada saat kapal perahu itu hendak tenggelam, ada kapal kargo KM Berlian Selatan yang hendak menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo. Puluhan penumpang dievakuasi menggunakan kapal tengker tersebut.

Meski demikian, ada dua penumpang yang bernasib malang dan meninggal akibat peristiwa nahas itu. Keduanya yakni, Hairi (50) warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam dan Mohamad Khoirur Rohman (25), warga Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

Baca juga :  Madura, Penopang Energi dari Timur Jawa untuk Ketahanan Energi Nasional

Dua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asembagus, Situdondo untuk divisum. Para penumpang lainnya juga dilakukan pemeriksaan hingga malam hari.

Selain dua, ada salah satu penumpang yang dikabarkan hilang. Namun, identitasnya belum diketahui. Bahkan, jumah persis penumpang KLM Fajar Lorena Sari itu juga masih didalami.

“Data sementara di kami total ada 57 penumpang. Tapi belum terkonfirmasi pasti,” kata Komandan Tim Operasi SAR Basarnar Pos SAR Jember, Jefri, dilansir dari detik.com.

Para korban selamat dievakuasi ke Pelabuhan Jangkar, Situbondo menggunakan KM Berlian Selatan dan kapal milik tim SAR. Mereka mendapat pemeriksaan medis sebelum dijemput oleh pihak keluarga.

Baca juga :  Menagih "Hutang" Presiden Prabowo Subianto

Penyebab tenggelamnya kapal perahu itu masih dalam penyelidikan. Tetapi, berdasarkan informasi yang beredar, kapal tersebut mengalami bocor di bagian lambung.

KLM Fajar Lorena Sari itu hendak menuju Pelabuhan Kalbut, Situbondo. Sekitar pukul 13.30 mengalami insiden tenggelam. (pen)

Berita Terkait

Said Abdullah Kembali Pegang Kendali Banteng Jatim, Bidik 5 Juta Kader dan 50 Ribu Startup
IJTI Madura Warning Gagasan Madura Provinsi dan KEK Bukan Hanya Wacana!
Madura, Penopang Energi dari Timur Jawa untuk Ketahanan Energi Nasional
Sukses Jaga Kondusivitas Masyarakat, Forum Intelektual Jatim Apresiasi Pangdam V/Brawijaya
Mahasiswa UTM Optimalkan Budidaya Kentang Atlantik Bersama Petani Lokal Kabupaten Magetan
Turun Jalan, Gabungan Aktivis Desak Menteri ATR/BPN Cabut 7 SHM Lahan yang Dikelola PT. Budiono
PW Ansor Jatim Soroti Maraknya Tambang Galian C Ilegal di Madura
Harga LPG Melon Naik, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:14 WIB

Said Abdullah Kembali Pegang Kendali Banteng Jatim, Bidik 5 Juta Kader dan 50 Ribu Startup

Selasa, 25 November 2025 - 07:10 WIB

IJTI Madura Warning Gagasan Madura Provinsi dan KEK Bukan Hanya Wacana!

Selasa, 4 November 2025 - 03:02 WIB

Madura, Penopang Energi dari Timur Jawa untuk Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 10 September 2025 - 10:26 WIB

Sukses Jaga Kondusivitas Masyarakat, Forum Intelektual Jatim Apresiasi Pangdam V/Brawijaya

Jumat, 11 Juli 2025 - 11:09 WIB

Mahasiswa UTM Optimalkan Budidaya Kentang Atlantik Bersama Petani Lokal Kabupaten Magetan

Berita Terbaru

Opini

Metamorfosa Kata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:20 WIB