Belasan Siswa MTs Al-Ula I Pamekasan Muntah-Muntah, Diduga Dipicu MBG dari SPPG Humairah Sejahtera

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemeriksaan siswa-siswi MTs Al-Ula 1 Sumber Batu Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan usai diduga keracunan MBG. (ISTIMEWA)

Suasana pemeriksaan siswa-siswi MTs Al-Ula 1 Sumber Batu Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan usai diduga keracunan MBG. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan kembali mencuat. Sebanyak 17 siswa di bawah naungan Yayasan Asysyahidul Kabir, Sumber Batu Blumbungan, Kecamatan Larangan muntah-muntah usai mengonsumsi MBG.

Kepala MTs Al-Ula I Sumber Batu Blumbungan, Moh. Dahri, menjelaskan, MBG disuplai oleh SPPG Dapur Humairah Sejahtera.

Makanan tersebut diantar ke sekolah sekitar pukul 07.00 WIB dan dibagikan kepada siswa pada pukul 09.30 WIB. Hingga pukul 13.00 WIB tidak ada gejala muncul. Bahkan ketika Dahri kembali ke sekolah pada pukul 14.00 WIB, kondisi masih normal.

Baca juga :  Tawuran Maut Dekat Masjid Agung Pamekasan Dipicu Miras, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

“Sekitar pukul 15.00 saya diperintah pengasuh untuk takziyah. Dan setelah salat Isyak berkisar jam 19.00 itu dapat kabar siswa muntah-muntah sehingga dibawa ke puskesmas,” jelasnya.

Dahri menambahkan, setelah ditelusuri, para siswa mengaku sempat makan rujak sekitar pukul 15.00 WIB.

“Mungkin karena itu juga terlalu pedas karena ada yang diare katanya,” terangnya.

Total terdapat 349 siswa MTs Al-Ula I Sumber Batu yang mendapatkan MBG dari SPPG Dapur Humairah Sejahtera Blumbungan.

Sebanyak 29 siswa sempat dibawa ke puskesmas, dan 17 di antaranya mengalami muntah-muntah, terdiri atas 14 siswa MTs dan tiga siswa SMA.

Baca juga :  Kadinkes Pamekasan Sukses Berkebun di Tengah Kesibukan Mengabdi kepada Masyarakat

Menu MBG hari itu terdiri atas nasi putih, ayam bumbu rendang, tumis labu siam, tahu goreng, susu UHT, dan buah anggur.

Sementara itu, Penanggung Jawab SPPG Dapur Humairah Sejahtera Blumbungan, Ahmad Munawir mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dari Dinas Kesehatan Pamekasan yang sudah dikirim ke laboratorium.

Dengan demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan siswa benar-benar disebabkan makanan MBG.

“Kami yakin insyaallah bukan karena faktor MBG dari kami, karena tenggang waktunya itu sudah jauh, dimakan jam 09.30 dan kejadiannya pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Baca juga :  DAK Tak Cair, Dinkes Pamekasan Kelimpungan Cari Anggaran Pengadaan Obat

Saat ini, SPPG Dapur Humairah Sejahtera Blumbungan meng-cover sebanyak 3.880 siswa. Di lembaga Yayasan Asysyahidul Kabir, total ada sekitar 1.100 siswa penerima MBG.

“Kami masih menunggu hasil dari laboratorium Dinkes Pamekasan,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru