Merasa Politik Pamekasan ‘Tidak Baik-Baik Saja’, Mohammad Saedy Romli Putuskan Berjuang di Parlemen

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Keresahan melihat kondisi politik di Kabupaten Pamekasan yang dianggapnya “tidak baik-baik saja” menjadi alasan utama Mohammad Saedy Romli terjun ke dunia politik praktis.

Latar belakangnya sebagai mantan aktivis mahasiswa, jurnalis, sekaligus dosen membuatnya merasa terpanggil untuk membawa perubahan yang lebih baik dari dalam sistem.

Legislator dari Partai Gelora ini melihat adanya apatisme di kalangan anak muda terhadap politik. Padahal, semua aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga harga kebutuhan pokok, sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang lahir dari rahim politik.

Baca juga :  14 Tahun Jalan Rusak, Bupati Kholilurrahman Turun Tangan dan Upayakan Gelontorkan Rp 1 Miliar

“Saya gelisah melihat politik di Pamekasan dan sikap sebagian anak muda yang mulai tidak peduli. Saya ingin masuk ke dalam sistem untuk membuktikan bahwa anak muda juga bisa berkontribusi dan politik adalah jalan terhormat untuk pengabdian,” ujar Mohammad Saedy Romli.

Pria yang kini menjabat Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan ini ingin mematahkan stigma bahwa politik itu kotor dan hanya milik kalangan tertentu.

Pria yang akrab disapa Edi itu berkomitmen untuk menjadikan politik sebagai sarana pendidikan dan advokasi untuk kepentingan masyarakat luas, bukan segelintir elite.

Baca juga :  Di Hadapan Mahasiswa Baru Prodi HES, Alumni IAIN Madura ini Paparkan Tantangan Organisasi Sosial

“Perjuangan ini bukan untuk saya pribadi. Ini adalah ikhtiar untuk memastikan kebijakan publik benar-benar berpihak pada rakyat,” katanya.

“Jika orang-orang baik menghindar dari politik, maka jangan salahkan jika ruang itu diisi oleh mereka yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya,” tambahnya.

Dia mengajak para pemuda di Pamekasan untuk ikut andil mengawal kebijakan pemerintah. Yakni, dengan bergabung dengan Partai Gelora yang kini sedang dia pimpin.

“Ayo berjuang bersama-sama, demi Pamekasan yang lebih baik. Partai Gelora sangat terbuka bagi para pemuda yang siapa pun yang punya semangat juang tinggi,” tandas alumnus Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata itu. (nda)

Baca juga :  IMK Siap Lahirkan Generasi Hebat dan Pelopor Pendidikan

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru