Merasa Politik Pamekasan ‘Tidak Baik-Baik Saja’, Mohammad Saedy Romli Putuskan Berjuang di Parlemen

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Keresahan melihat kondisi politik di Kabupaten Pamekasan yang dianggapnya “tidak baik-baik saja” menjadi alasan utama Mohammad Saedy Romli terjun ke dunia politik praktis.

Latar belakangnya sebagai mantan aktivis mahasiswa, jurnalis, sekaligus dosen membuatnya merasa terpanggil untuk membawa perubahan yang lebih baik dari dalam sistem.

Legislator dari Partai Gelora ini melihat adanya apatisme di kalangan anak muda terhadap politik. Padahal, semua aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga harga kebutuhan pokok, sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang lahir dari rahim politik.

Baca juga :  Kabar Baik, Harga BBM Pertamax Resmi Turun Perhari Ini

“Saya gelisah melihat politik di Pamekasan dan sikap sebagian anak muda yang mulai tidak peduli. Saya ingin masuk ke dalam sistem untuk membuktikan bahwa anak muda juga bisa berkontribusi dan politik adalah jalan terhormat untuk pengabdian,” ujar Mohammad Saedy Romli.

Pria yang kini menjabat Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan ini ingin mematahkan stigma bahwa politik itu kotor dan hanya milik kalangan tertentu.

Pria yang akrab disapa Edi itu berkomitmen untuk menjadikan politik sebagai sarana pendidikan dan advokasi untuk kepentingan masyarakat luas, bukan segelintir elite.

Baca juga :  Kenaikan IPM Pamekasan 2023 Tertinggi di Jawa Timur

“Perjuangan ini bukan untuk saya pribadi. Ini adalah ikhtiar untuk memastikan kebijakan publik benar-benar berpihak pada rakyat,” katanya.

“Jika orang-orang baik menghindar dari politik, maka jangan salahkan jika ruang itu diisi oleh mereka yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya,” tambahnya.

Dia mengajak para pemuda di Pamekasan untuk ikut andil mengawal kebijakan pemerintah. Yakni, dengan bergabung dengan Partai Gelora yang kini sedang dia pimpin.

“Ayo berjuang bersama-sama, demi Pamekasan yang lebih baik. Partai Gelora sangat terbuka bagi para pemuda yang siapa pun yang punya semangat juang tinggi,” tandas alumnus Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata itu. (nda)

Baca juga :  Alokasi Pupuk Bersubsidi Berkurang, DPRD Pamekasan Minta DKPP Cari Solusi

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WIB

Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru