Mahasiswa UTM Optimalkan Budidaya Kentang Atlantik Bersama Petani Lokal Kabupaten Magetan

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN || KLIKMADURA – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus menebar manfaat kepada masyarakat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), mahasiswa turun langsung memberikan solusi terhadap persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

Seperti yang dilakukan mahasiswa yang menggelar PKM di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Para agen perubahan itu membersamai petani lokal memaksimalkan budidaya kentang.

Haryo Triajie selaku dosen pembimbing lapangan mengatakan, Desa Dadi memiliki lahan subur. Masyarakat setempat juga mayoritas bekerja sebagai petani. Dengan demikian, desa tersebut dinilai menjadi lokasi ideal untuk implementasi program kerja yang disusun mahasiswa.

Baca juga :  Pelaku Pencurian Motor yang Diamuk Massa di Kecamatan Batumarmar Pamekasan Ternyata Tidak Sendirian

”Budidaya kentang dipilih bukan hanya karena potensi ekonominya, tetapi juga karena peluang kolaboratif yang dapat terbangun antara mahasiswa dengan petani,” katanya.

Mahasiswa dan petani lokal itu menanam kentang varietas Atlantik. Penanamannya dilakukan sekali dalam setahun dengan sistem rotasi tanaman untuk mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

Kentang varietas Atlantik memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya, tahan terhadap penyakit layu bakteri dan busuk daun, ukuran umbi besar, kadar pati tinggi, dan kadar air rendah.

”Kentang Atlantik sangat dibutuhkan oleh industri makanan ringan, sehingga bernilai ekonomi tinggi dan dapat menjadi komoditas unggulan bagi masyarakat desa, terangnya.

Baca juga :  Ketua Gelora Pamekasan Beberkan Dampak Krisis Fiskal, 95 Ribu Warga Tak Tercover UHC

Sebelum ditanam, bibit kentang diberi perlakuan khusus. Yakni, dilapisi semen putih dan fungisida daconil untuk menutup pori-pori bibit agar umur simpannya lebih panjang hingga masa tanam tiba.

Parlan, salah satu petani menyampaikan, 1 kilogram benih bisa menghasilkan puluhan kilogram kentang saat panen. Yakni, sekitar 20 kilogram.

Dalam menjalanka aktivitas pertanian itu, masyarakat bekerja sama dengan PT Indofood. Melalui kerja sama tersebut, petani mendapat keuntungan berupa modal awal yang relatif rendah, hasil panen melimpah, serta nilai jual tinggi.

Program PKM mahasiwa UTM itu diharapkan menjadi contoh keberhasilan sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat desa. Khususnya, dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi lokal. (*/diend)

Baca juga :  PR Pj Bupati Sampang dari Gubernur Khofifah: Fokus Entaskan Kemiskinan

Berita Terkait

GPI Gagas Seminar Nasional Peradaban Lintas Agama, Kampus se-Jatim Siap Jadi Episentrum Peradaban
Berani Tolak Menu MBG Lele Mentah, Wagub Jatim Puji SMAN 2 Pamekasan
Satu Yayasan Diduga Kuasai Puluhan SPPG, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Ratusan Miliar
Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja
Soroti Trenggalek hingga Madura, Ansor Jatim Desak Tata Kelola Tambang Berbasis Kerakyatan
Said Abdullah Kembali Pegang Kendali Banteng Jatim, Bidik 5 Juta Kader dan 50 Ribu Startup
IJTI Madura Warning Gagasan Madura Provinsi dan KEK Bukan Hanya Wacana!
Madura, Penopang Energi dari Timur Jawa untuk Ketahanan Energi Nasional

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:33 WIB

GPI Gagas Seminar Nasional Peradaban Lintas Agama, Kampus se-Jatim Siap Jadi Episentrum Peradaban

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:39 WIB

Berani Tolak Menu MBG Lele Mentah, Wagub Jatim Puji SMAN 2 Pamekasan

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:55 WIB

Satu Yayasan Diduga Kuasai Puluhan SPPG, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Ratusan Miliar

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:35 WIB

Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Soroti Trenggalek hingga Madura, Ansor Jatim Desak Tata Kelola Tambang Berbasis Kerakyatan

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB