Bukan Rebutan Lahan, Ternyata Ini Pemicu Perkelahian Massal yang Merenggut 4 Nyawa di Bangkalan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, KLIKMADURA – Polres Bangkalan akhirnya mengungkap motif perkelahian massal di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi yang merenggut empat nyawa.

Sempat beredar rumor penyebab perkelahian tersebut adalah rebutan lahan. Ternyata, setelah polisi melakukan penyelidikan, peristiwa nahas tersebut dipicu perselisihan di jalan raya.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya menyampaikan, awalnya pelaku hendak pergi tahlilan di Desa Banyuanyar. Kemudian, melintas sepeda motor yang dikendarai dua orang.

Pelaku menegur korban sehingga korban berhenti dan turun dari kendaraan. Kemudian, menanyakan maksud teguran tersebut.

Baca juga :  Kado Tahun Baru, Disdikbud Pamekasan Dapat Penghargaan dari Bupati

Akhirnya, terjadi cekcok mulut dan pelaku sempat dipukul oleh korban karena tidak terima atas teguran pelaku.

“Karena tidak terima telah dipukul, pelaku menantang korban duel, pelaku sempat pulang mengambil celurit, dan di tengah jalan bertemu dengan keluarganya lalu kembali ke TKP,” ujarnya, Sabtu (13/1/2024).

Setibanya di TKP, terjadilah perkelahian 2 lawan 4 yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.

“Motifnya karena cekcok di jalan, diduga lampu kendaraan korban mengenai mata pelaku dan kendaraan terlalu kencang melintas,” katanya.

Dijelaskan, tiga orang meninggal asal Desa Larangan Timur dan satu orang dari Desa Bumianyar. Saat ini, korban sedang dilakukan autopsi di RSUD Bangkalan. Sementara, pelaku diamankan di Polres Bangkalan. (zhrh/diend)

Baca juga :  Bawa Hampir Setengah Kilogram Narkoba, Pengedar Lintas Pulau Keok di Tangan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK
Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah
Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman
Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan
PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura
HIMMAN UTM Gaungkan Cinta Lingkungan Lewat Society Festival 2025, Bupati Beri Aspirasi
Kejati Jatim Jebloskan 4 Tersangka Korupsi BSPS Sumenep ke Penjara, Negara Rugi Rp26 Miliar
Jejak PHE WMO di Tanah Garam: Menjaga Energi, Menumbuhkan Kehidupan

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:42 WIB

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:19 WIB

Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:57 WIB

Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman

Senin, 3 November 2025 - 05:36 WIB

Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:15 WIB

PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura

Berita Terbaru